Sabtu, 02 Mei 2026 WIB

Bahan Makanan dan Transportasi Sumbang Inflasi Riau

Harijal - Senin, 01 April 2019 21:10 WIB
Bahan Makanan dan Transportasi Sumbang Inflasi Riau
fin/rec

PEKANBARU, riaueditor.com - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2019, Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,11 persen. Jika diukur dari tahun kalender Riau masih deflasi 0,29 persen. Sedangkan secara year on year inflasi Riau 1,30, persen.

"Inflasi masih disumbangkan oleh kelompok bahan makanan dan transportasi," kata Kepala BPS Provinsi Riau Aden Gultom di Kantor BPS Riau Jalan Patimura Pekanbaru, Senin (1/4/19).

Ia mengatakan, meski mengalami inflasi namun masih dalam kategori terkendali. 

Baca Juga:

"Komoditi penyebab inflasi disumbangkan oleh bawang merah, ketupat, lontong, sayur, angkutan udara, udang basah, bawang putih dan mie kering mengalami kenaikan", papar Aden Gultom.

Aden menjelaskan, angkutan udara juga menyebabkan inflasi sampai Maret dengan jumlah 0,02 persen. Ini dipengaruhi oleh beberapa kebijakan maskapai terhadap harga tiket.

Baca Juga:

Sementara jika dilihat dari kelompok pengeluran, inflasi signifikan dipengaruhi oleh kelompok makanan jadi 0,06 persen. Kalau dilihat pergerakan inflasi dalam 3 tahun belakangan, angka inflasi selalu terjadi pada bulan Maret. Sedangkan pada 2 bulan awal tahun (Januari-Fembruari) Riau cenderung deflasi.

Di Pekanbaru mengalami inflasi 0,09 untuk Maret 2019. Sedangkan Dumai juga inflasi sebesar 0,07, dan Kota Tembilahan  mengalami inflasi 0,38 persen. 

"Untuk di Tembilahan, ini angkanya cukup besar memang," sambungnya. 

Sementara nilai tukar petani, harga gabah dan beras turun menjadi 0,21 persen. Penurunan ini dipicu karena musim panen. Di Riau, 96,41 persen turun 0,20 persen dibanding Februari 2019. 

Sedangkan ekspor Riau Februari 2019 senilai 927,48 juta US dollar turun 6,21 dibanding Januari. Total ekspor 0,93 miliar dollar, non migas 0,85 miliar dollar. 

Barang impor Riau juga mengalami penurunan. Februari impor Riau yang meliputi pupuk kayu dan barang lainnya senilai 113,13 juta US dollar dan non migas 111,20 dollar. (rls/fin)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru