447 Hotspot Terpantau, Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Riau
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat, dibanding inflasi secara nasional yang hanya 0,44%, Riau mengalami peningkatan inflasi di bulan April sebesar 0,53 persen. Meski demikian secara tahunan inflasi di Riau tergolong rendah yakni hanya 1,64%.
Demikian disampaikan Kabid Statistik Distribusi BPS Provinsi Riau, Agus Nuwibowo didampingi Kabag TU, Tri Wahyu Joko Pratomo didepan puluhan wartawan di kantor BPS Riau Jalan Pattimura, Kamis (2/5/19).
"Bahan makanan memberikan andil besar terhadap inflasi. Di Riau cabe menyumbang inflasi sebesar 0,13% dan bawang merah 0,12%. Sedangkan untuk komoditi beras selama April mengalami deflasi sebesar 0,07%," ujarnya.
Baca Juga:
Agus menjelaskan, ada 5 kolompok pengeluaran yang mengalami inflasi, dan 2 kelompok mengalami deflasi. Penyumbang inflasi terbesar untuk April 2019 masih kelompok bahan makanan dengan angka inflasi sebesar 1,82%.
Kelompok lain, yakni makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau andil inflasinya sebesar 0,05%. Lalu kelompok kesehatan inflasi 1,63%, pendidikan, rekreasi dan olahraga inflasi 0,04%, transpor, komunikasi dan jas keuangan di Riau juga mengalami inflasi 0,28%.
Baca Juga:
"Sedangkan untuk kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sepanjang April 2019 mengalami deflasi sebesar 0,18% dan sandang juga mengalami deflasi 0,005%. Ini inflasi tertinggi sepanjang 2019, menjelang puasa dan lebaran. Kemungkinan harga-harga akan naik awal Juni. Tapi kalau dilihat year on year (yoy), inflasi secara umum masih terkendali," ujar Agus.
Ia mengatakan, 3 kota di Provinsi Riau yang masuk dalam hitungan inflasi yakni, Kota Pekanbaru sebesar 0,51% dengan inflasi tahun kalender 0,17% inflasi tahunan 1,60%.
Kemudian Kota Dumai sebesar 0,35% dengan inflasi tahun kalender 0,07% dan inflasi tahunan 1,60%. Lalu untuk Kota Tembilahan juga mengalami inflasi sebesar 1,06%, dengan inflasi tahun kalender 1,27% dan inflasi tahunan 2,01%.
Sementara nilai ekspor Riau yang meliputi lemak, kertas minyak, kertas, karton dan bubur kertas mengalami kenaikan dibanding Februari sebesar 4,34 persen atau senilai 967,63 juta US Dollar. Pangsa ekspor Riau masih didominasi Tiongkok dan India.
Sedangkan impor trendnya mengalami penurunan dibanding Februari yakni 3,27 persen atau senilai Rp 98,08 juta Dollar US. (fin)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa (25/8/2026) diprakirakan cukup dinamis. Hujan ringan hingga sedang berpotensi
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Festival Pacu Jalur (FPJ) dalam rangkaian Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 resmi ditutup. Penutupan berlangsung
Budaya
Panglima TNI Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Riau dan Sumatera Selatan
TNI/Polri
KemnakerJICA Perkuat Kualitas dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia ke Jepang
TNI/Polri
Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Article
Kapolres Pelalawan Pimpin Anev Penanggulangan Bencana Karhutla di Kerumutan
Lingkungan
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga KeluhkanbJalan Poros Dusun 4 Portal Kecamatan XIII Koto Kampar yang Rusak Parah
Peristiwa
Berjibaku Melawan Karhutla di Kerumutan, Tim Gabungan Bangun Embung, Penyekatan dan Water Bombing
Lingkungan
kabarmelayu.com,ROHIL Jajaran Pendiri, Pengurus, dan Pengawas Sah Koperasi Produsen Juang Makmur Bersama (JMB) melakukan klarifikasi dan
Peristiwa
Siak Zero Firespot, Bupati Afni Kerahkan Forkopimda hingga PKK Cegah Karhutla
Pemerintahan