Selain Meta, Anggota DPR Hendry Munief Minta Kemenekraf Gandeng Aplikator lainnya
kabarmelayu.comJAKARTA Langkah positif ditunjukkan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf ) dalam mengembangkan Ekrat. Kemenekraf men
Parlemen
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Manajemen Pengelolaan Pasar Wisata Pasar Bawah Kota Pekanbaru, PT Dalena Pratama Indah (DPI) bertekad ingin mengembalikan tingkat kunjungan masyarakat ke pasar yang dulu menjadi primadona untuk barang-barang branded luar negeri seperti dulu lagi.
Komitmen ini disampaikan langsung Direktur PT DPI Veladhio Pranajaya kepada wartawan, saat melakukan kunjungan bersama Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang di pimpin langsung Ir Nofrizal MM, bersama anggota Fraksi Roni Pasla, Arwinda Gusmalina, Irman Sasrianto, Indra Sukma, Doni Saputra.
"Dulu kunjungan masyarakat yang berbelanja ke pasar bawah ini ramai, dan akhir-akhir ini menurun drastis," kata salah satu pengunjung pasar wisata ini, Novi warga Sukajadi, Rabu (11/9) kemarin.
Baca Juga:
Dan penyebab lain yang membuat pasar bawah ini terjadi penurunan, karena kondisi ekonomi lima tahun terakhir menurun, ditambah denganĀ kondisi bencana asap yang terjadi saat ini menambah kunjungan semakin turun.
"Selain itu juga, memang harga jual di Pasar Bawah sudah mulai mahal, dan banyak lokal lagi," jelas Novi.
Baca Juga:
Dan dari kunjungan Fraksi PAN ke pasar bawah ini pun terlihat memang kurang ramai, baik yang dilantai satu maupun lantai dua. Penjual barang-barang di situ banyak nyantai dari pada melayani pembeli. Apalagi yang dilantai tiga, kondisinya tidak terawat.
Pengelola Pasar Bawah, Veladhio Pranajaya menyebutkan, sejak awal berdiri dengan sistem BOT, menjelaskan, bahwa semakin sepinya pasar wisata ini dikarenakan semakin berkurangnya barang impor di sana.
"Dulu kan dikenal barang bermerk, namun sekarang sudah sangat jarang pedagang menjual barang bermerk, kebanyakan sudah dari Jakarta," terangnya.
Persoalan ini muncul, kata Velandhio Pranajaya, dikarenakan susahnya masuk barang impor ke Kota Pekanbaru, seiring semakin diperketatnya aturan di Bea Cukai. Maka para importir butuh kerjakeras untuk mengurus semua perizinan jika ingin barang mereka masuk ke Kota Pekanbaru.
"Ini yang jadi persoalan, sehingga ciri khas Pasar Bawah ini sebagai tempat jualan barang branded kini tinggal nama, barang-barangnya sudah banyak dari Mangga Dua Jakarta," sebutnya.
Untuk menangani persoalan ini agar tidak berlarut dan semakin menyusutnya pengunjung pasar tersebut, Velandhio Pranajaya telah mengagendakan duduk bersama semua pedagang Pasar Bawah agar mengupayakan agar barang yang dijual bisa kembali bermerk.
"Nanti rencana kita ngopi sama semua pedagang, kita akan sampaikan ini, agar mereka memperbaiki dagangan mereka supaya pasar ini kembali ramai," katanya.
Kepada pemerintah, Velandhio Pranajaya berharap agar dipermudah dalam perizinan masuknya barang impor khusus untuk dipasarkan di Pasar Bawah, sehingga ciri khas pasar ini kembali terasa.
"Karena masalah sekarang itu barang lokal dimana-mana, sementara pasar ini terkenal dengan barang impor, bahkan makanan impor juga sudah sulit ditemukan di pasar ini, dulu makanan Malaysia sangat terkenal di sini. Kita berharap perhatian pemerintah agar memperhatikan pasar ini supaya kembali ramai lagi," pungkasnya.
Menurut anggota DPRD Kota Pekanbaru Fraksi PAN Doni Saputra, dengan kondisi saat ini memang campurtangan Pemko Pekanbaru sangat diperlukan.
"Terutama soal promosi pasar bawah ini, bagaimana bisa kembali menjadi pilihan utama mencari barang-barang branded," kata Doni.
Yang jelas selain itu juga, Doni berharap Pemko juga dapat membantu proses izin masuk barang-barang import tidak dipersulit. "Karena memang barang import ini dulu yang menjadi penarik kunjungan dan belanja," tegasnya.(eza)
kabarmelayu.comJAKARTA Langkah positif ditunjukkan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenkraf ) dalam mengembangkan Ekrat. Kemenekraf men
Parlemen
Perampokan Berujung Pembunuhan Sadis, Polisi Ungkap Motif Kematian Lansia yang Viral di Pekanbaru
Hukrim
kabarmelayu.comKAMPAR Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei, sejatinya menjadi momentum refleksi d
Pendidikan
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota, melaksanakan uoacara peringatan Hari Pendidikan Nasion
Pendidikan
Sambut HPN ke80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah
Sosial
Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Pemerintahan
Aksi Hardiknas Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin
Peristiwa
kabarmelayu.comJAKARTA Indonesia pernah menjadi kiblat pendidikan di Asia Tenggara, bahkan sampai diminta negara tetangga untuk membantu m
Article
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comINHIL Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini S.Sos, M.Si menghadiri Rapat Paripurna Ke 7 DPRD Kab. Inhil Masa Persidan
Pemerintahan