Senin, 26 Oktober 2026 WIB

Ekonomi RI Loyo, Kredit Ditaksir Cuma Tumbuh 8 persen

Harijal - Senin, 09 Desember 2019 18:19 WIB
Ekonomi RI Loyo, Kredit Ditaksir Cuma Tumbuh 8 persen
Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki

JAKARTA - Ekonomi Indonesia dalam tren tumbuh melambat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan nasional yang juga loyo.

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan kredit perbankan sepanjang tahun ini hanya sampai tumbuh 8%. Angka ini jauh lebih rendah ketimbang pertumbuhan kredit sepanjang 2018 yang mencapai double digit sebesar 12,88%.

Hal tersebut dikemukakan Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Endy Dwi Tjahjono dalam acara pelatihan wartawan di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (9/12/2019).

Baca Juga:

"Volume kredit perbankan masih akan terus turun. Sementara itu sejalan dengan penurunan kredit, pembiayaan luar negeri melambat," kata Endy.

Tanda-tanda loyonya pertumbuhan kredit sudah terlihat pada kuartal III-2019, di mana kala itu otoritas moneter mencatat pertumbuhan kredit mengalami perlambatan.

Baca Juga:

Dalam laporan Tinjauan Kebijakan Moneter (TKM) Bank Indonesia, penyaluran kredit oleh perbankan pada kuartal III-2019 tumbuh 7,89% secara tahunan (yoy), melambat ketimbang kuartal sebelumnya 9,92% (yoy).

Hal ini semakin diperkuat dengan tingkat konsumsi rumah tangga yang tercatat mengalami perlambatan. Padahal, konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi hampir 57% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Pada kuartal III-2019, konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 5,01%, melambat dibandingkan kuartal II-2019 yang tumbuh 5,17%. Pada kuartal IV-2019, BI memperkirakan konsumsi rumah tangga tumbuh 5,02%.

"Saya kira kita optimistis ke depan akan lebih baik. Memang kita nggak bisa ambil lompatan karena pertumbuhan jangka panjang dari sisi supply kita melakukan peningkatan alih teknologi, resources-nya," jelasnya. 

(cnbcindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Korban Penganiayaan Disomasi oleh Advokat Terduga Penganiaya
Dolfie Rompas Minta Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Klarifikasi Isu Pertemuan dengan Dubes Singapura
Fraksi PKS DPRD Riau Dorong Pembahasan Perda LGBT Disegerakan
Ancam Warga, Pria di Tapung Hulu Lepaskan Tembakan Saat Dikejar Anggota TNI
Diguyur Hujan Sejak Sore, Malam Ini Atmosfer Pekanbaru Kembali Biru
komentar
beritaTerbaru