Kamis, 02 Juli 2026 WIB

Pemerintah Bidik Porsi Ekspor UMKM Naik Dua Kali Lipat 2024

Harijal - Jumat, 20 Desember 2019 15:02 WIB
Pemerintah Bidik Porsi Ekspor UMKM Naik Dua Kali Lipat 2024
(CNN Indonesia/ M. Arby Rahmat).
Pemerintah bidik porsi UMKM terhadap ekspor meningkat dua kali lipat pada 2024.

JAKARTA - Pemerintah menargetkan sumbangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kepada pasar ekspor meningkat dua kali lipat pada 2024.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan kontribusi UMKM pada pasar ekspor baru 14,5 persen. Sementara, 85,5 persen pasar ekspor disumbang oleh perusahaan-perusahaan besar.

"Kami sedang pelajari, memang harapan kami 2024 jadi dua kali lipat dari sekarang," katanya, Jumat (20/12).

Baca Juga:

Guna mencapai target pertumbuhan itu, ia bilang, sektor UMKM membutuhkan sebuah ekosistem. Rencananya, pemerintah akan memanfaatkan peran PT Sarinah (Persero) sebagai agregator sekaligus pusat pemasaran (trading house) untuk produk UMKM.

"Kami kemarin sudah coba membuat satu penyederhanaan. Nanti untuk produk UMKM kami akan membuat kantor bersama untuk ekspor, jadi semua perizinan, sertifikasi, dan pembiayaan ekspornya di situ," ucapnya.

Baca Juga:

Selain itu, ia mengaku akan memaksimalkan peran teknologi digital untuk perluasan pasar produk-produk UMKM. Harapannya, produk-produk UMKM tidak hanya beredar di pasar domestik tapi mampu menembus pasar luar negeri.

Menurut dia, varian produk-produk UMKM Indonesia yang diminati konsumen global mulai bertambah. Misalnya, produk dekorasi rumah, furnitur, kerajinan tangan, hingga fesyen dan makanan halal.

"Jadi kami akan fokus mendorong UMKM seperti itu, bukan hanya keripik, akik, dan batik tapi juga masuk ke komoditas unggul," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN Erick Thohir mengaku akan mendorong perbankan pelat merah, terutama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dari sisi pembiayaan UMKM. Tak heran, pasalnya, BRI merupakan pemain utama dalam sektor UMKM.

Erick meminta BRI melakukan sinergi dengan Sarinah dari sisi pendanaan maupun kompetensi lainnya.

"Jadi nanti Sarinah itu akan kami jadikan pusat dari UMKM. Kalau nanti dalam negeri sudah baik bukan tidak mungkin Sarinah buka outlet di bandar udara yang jadi pusat tujuan wisata seperti Bali dan Labuan Bajo," ujarnya.

Ia menargetkan sinergi bank pelat merah dengan Sarinah dapat terealisasi pada pertengahan tahun depan.

"Ini saya rasa bisa berjalan, insyaallah pertengahan tahun depan kami launching pada saat Indonesia merdeka 75 tahun itu akan menjadi simbolik," katanya.

(cnnindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Afni Masuk Potret Ekspedisi 22 Sosok Reset Indonesia
Polda Riau Raih Penghargaan Tertinggi Nugraha Sakanti dari Presiden
Kasus Kematian Perempuan di Kandis Diusut Intensif, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan
PPPK Pemprov Riau Kini Bebas Pemotongan Zakat Profesi
Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Sekda Siak: Polri Garda Terdepan Jaga Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah.
Gencarkan Promosi, Kementrian Pariwisata Turut Sukseskan Event Bakar Tongkang
komentar
beritaTerbaru