Sisir Sarang Narkoba di Pekanbaru, Polisi Amankan Tiga Pria Positif Metamfetamin
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru bersama Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Pol
Hukrim
PEKANBARU - Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando melalui Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas RI, Deni Kurniadi menyampaikan bahwa literasi merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh seluruh masyarakat Indonesia.
Untuk itu, ia mengharapkan literasi harus diajarkan dan ditumbuhkembangkan sejak usia dini. Karena menurutnya, rendahnya literasi akan berpengaruh pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di masa yang akan datang.
"Literasi dipahami sebagai kedalaman pengetahuan dari seseorang terhadap subjek ilmu pengetahuan dan Perpusnasl mengusung lima tingkatan literasi," ucapnya, dalam acara 20 tahun kiprah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca secara virtual, Selasa (30/11/21).
Baca Juga:
Deni Kurniadi menjelaskan, ada lima tingkatan literasi versi Perpusnas, yaitu kemampuan baca, tulis, hitung, sains dan pembentukan karakter anak bangsa. Selanjutnya, akses bahan bacaan terjangkau yang akurat terkini terlengkap dan terpercaya.
Berikutnya, memahami apa makna yang tersirat dari yang tersurat, memiliki mental yang kuat karakter, yang tangguh, inovasi, kreativitas sebagai antisipasi terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat cepat.
Baca Juga:
"Tingkatan terakhir adalah memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dapat diimplementasikan untuk menciptakan barang dan jasa yang dapat digunakan dalam kompetisi global," ujarnya.
Ia menambahkan, perkembangan dunia dan arus teknologi informasi komunikasi menuntut siapapun harus mempunyai kualitas yang lebih baik agar mampu berkompetisi, cakap dan berakhlak.
Jelasnya, setiap bangsa harus dapat memberikan ilmu pemikiran dan penemuan-penemuan yang bermanfaat untuk bisa berkompetisi dengan bangsa lain. Oleh sebab itu masyarakat perlu dibangun kesadarannya agar selalu meningkat gemar membaca dan kemampuan literasi sejak usia dini.
"Anak usia dini 0-6 tahun sering disebut sebagai masa emas, di mana otak anak mengalami perkembangan paling cepat. Pertumbuhan dan perkembangan anak mencapai 80%, sisanya ketika mereka dewasa, dan otak merupakan kunci utama bagi pembentukan kecerdasan anak," tutup Deni Kurniadi.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru bersama Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Pol
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak 11 Pohon tumbang ketika hujan deras disertai petir dan angin kencang melanda Kota Pekanbaru Kamis (15/1
Peristiwa
AKP Noki Pimpin Tim Gabungan Gempur Kawasan Rawan Narkoba di Pekanbaru
Hukrim
kabarmelayu.com,DUMAI Memastikan tanaman pangan tumbuh dengan baik menjadi salah satu langkah untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala dan Leher (PERHATIBKL) Provinsi Riau dan pusa
Kesehatan
Aniaya Ayah Kandung hingga Tewas, Seorang Pria di Teluk Meranti Diringkus Polisi
Hukrim
Babinsa 032105/ RM Dampingi Petani Perawatan Jagung Di Bangko Sempurna
TNI/Polri
Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat Pimpin Sertijab Dirlantas dan Kapolresta Pekanbaru
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sebanyak enam pria diamankan tim gabungan hasil Operasi Sarang Narkoba (OSN) di kawasan Jalan Pangeran Hidayat
Hukrim
Bupati Afni Masuk 15 Kepala Daerah Penerima Penghargaan BAZNAS RI 2026
Pemerintahan