Minggu, 14 Juni 2026 WIB

Rp1 Miliar Uang Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau Mengalir ke Rekening Artis Hana Hanifah

Redaksi - Selasa, 24 Desember 2024 19:55 WIB
Rp1 Miliar Uang Dugaan Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau Mengalir ke Rekening Artis Hana Hanifah
Hana Hanifah, selebgram dan aktris yang terseret dalam pusaran dugaan korupsi SPPD fiktif di Setwan DPRD Riau.(Foto: ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Perkembangan terakhir kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Setwan DPRD Riau, terungkap selebgram Hana Hanifa menerima uang lebih kurang Rp900 juta hingga Rp1 miliar.

Hal itu disampaikan Direktur Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Nasriadi, Selasa (24/12/2024). Dijelaskan, pengakuan awal Hana menunjukkan ia menerima Rp900 juta. Namun begitu, pemeriksaan lanjutan akan dilakukan, kemungkinan jumlahnya lebih dari Rp1 miliar.

Hana diduga menerima uang hasil korupsi yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp130 miliar. Kasus ini terkait perjalanan dinas luar daerah DPRD Riau yang diduga fiktif pada tahun anggaran 2020-2021.

Baca Juga:

Selain menyasar anggota internal DPRD, aliran dana korupsi juga diduga mengalir ke sejumlah pihak eksternal, termasuk selebritas.
Penyidik Polda Riau saat ini tengah mendalami aliran dana untuk memastikan keterlibatan pihak lain.

Pemanggilan ulang terhadap Hana telah dijadwalkan guna menguatkan keterangan yang telah diberikan.

Baca Juga:

"Kami akan terus menindak tegas siapa pun yang terlibat, baik pelaku utama maupun pihak yang turut membantu pencairan dana," tegas Kombes Nasriadi.

Kombes Nasriadi juga mengimbau semua pihak yang menikmati hasil korupsi ini agar segera mengembalikan dana yang diterima. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi kerugian negara serta mempercepat proses penyelesaian hukum kasus yang masih dalam tahap pengembangan.

"Kami tidak akan berhenti sampai semua yang terlibat dalam kejahatan ini terungkap. Korupsi adalah musuh bersama, dan kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku," tutup Kombes Nasriadi.

Diketahui, dalam kasus ini polisi telah menyita aset milik MF yang berada di Riau dan luar Riau. MF sendiri menjabat sebagai Sekretaris DPRD Riau pada saat itu.

Penyidik juga masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK akan Lelang Rampasan Senilai Rp311 Miliar
Dugaan Korupsi Dana Program Digitalisasi Desa, Masyarakat Siap Buat Laporan Aduan
SPKN Ungkap Kejanggalan di Sentra Abiseka Rumbai, Urus Bantuan Sampai Maluku hingga Perusahaan Fiktif
SPKN Sorot Penganggaran Ulang 8 Paket Pengawasan Rekontruksi Jalan di PUPR-PKPP Riau 2026
SF Hariyanto Tegaskan ASN Setwan Riau, Jangan Ada Lagi Masalah SPPD
Tragedi Inovator di Pusaran Kekuasaan: Menggugat State-Crime terhadap Nadiem Makarim
komentar
beritaTerbaru