Semarak HUT RI ke-81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak
Semarak HUT RI ke81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak
Sport
Kasus ini terungkap pada Ahad (2/3/2025) setelah Lia dan Fina melaporkan situasi mereka melalui pesan langsung ke Instagram Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Dzulfikar.
Menanggapi laporan tersebut, Wakil Menteri langsung meneruskan ke BP3MI Riau untuk ditindaklanjuti.
Baca Juga:
Kepala BP3MI Riau Fanny Wahyu Kurniawan yang menerima info tersebut, sekitar pukul 18.06 WIB langsung melakukan wawancara awal melalui sambungan telepon dengan Lia dan Fina yang kemudian ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi di Kantor BP3MI Riau untuk menyelidiki dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), khususnya terkait pengiriman PMI secara ilegal ke Malaysia.
"Menurut keterangan korban, mereka dijanjikan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di Malaysia oleh seorang sponsor bernama Ade Sumantri asal Tasikmalaya," jelas Fanny.
Baca Juga:
Keduabkorban mengaku berangkat dari Cianjur menuju Pekanbaru pada Minggu pagi, 2 Februari 2025, dan tiba sekitar pukul 08.00 WIB.Setibanya di Pekanbaru, keduanya dijemput menggunakan travel menuju Dumai.
"Modus operandi pelaku ini rapi. Sponsor telah mengeluarkan biaya sebesar Rp8 juta per orang untuk pengurusan paspor, belum termasuk biaya transportasi dan kebutuhan lainnya. Dana ini rencananya akan diganti oleh Lia dan Fina melalui sistem potong gaji selama tiga bulan pertama bekerja di Malaysia, sebesar Rp5 juta per bulan," jelas Fanny.
Fanny menambahkan, saat ini paspor dan dokumen identitas milik korban ditahan oleh seorang pria bernama Syafrel yang bertugas sebagai penampung sebelum mereka diberangkatkan ke Malaysia.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pada Senin (3/2/2025), sekitar pukul 03.00 WIB, BP3MI Riau bersama Sat Reskrim Polres Dumai melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Jalan Sejahtera RT 020, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.Di lokasi tersebut, tim gabungan berhasil menyelamatkan Lia dan Fina dari upaya pengiriman ilegal.
"Kedua korban saat ini berada di rumah aman (shelter) P4MI Dumai untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut. Kami pastikan kondisi keduanya dalam keadaan aman. Besok mereka akan dipulangkan ke kampung halaman setelah seluruh proses administrasi di kantor selesai," ujar Fanny.
BP3MI Riau mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selalu memastikan bahwa proses pemberangkatan kerja ke luar negeri dilakukan melalui jalur resmi.
Masyarakat diimbau untuk melaporkan jika menemukan indikasi TPPO atau pengiriman PMI ilegal ke instansi terkait.
"Jangan ragu melapor jika ada kecurigaan," tutup Fanny mengakhiri.
Semarak HUT RI ke81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak
Sport
Polda Riau Turunkan Tim Ahli Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru berhasil menyabet sebagai kelurahan terbaik III lomb
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ir. H. AMD. Junaidi AN, M.Si, menghadiri kegiatan Saraseha
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) menggelar Kejuaraan Balap Motor Piala W
Sport
kabarmelayu.com,PELALAWAN Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, menjadi salah satu titik yang
Lingkungan
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Bergabung dengan Personel Padamkan Api Karhutla di Pelalawan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Untuk pertama kalinya sejak Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) berdiri di lingkungan Badan Penanggulangan dan P
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Salim, S. Pd, tokoh Pramuka di Kabupaten Kampar, menerima penghargaan Lencana Melati Pramuka dari Kwartir Nasional)
Pendidikan
kabarmelayu.com,ROHIL Kawal status quo, 12 pendiri koperasi JMB dan firma hukum brother & groups pasang plang peringatan hukum di lahan se
Hukrim