Jumat, 30 Oktober 2026 WIB

32 Travel Gelap Terjaring Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2025

Redaksi - Kamis, 20 Februari 2025 11:22 WIB
32 Travel Gelap Terjaring Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2025
Mobil travel gelap yang terjaring operasi Lancang Kuning 2025.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Sebanyak 32 mobil travel gelap terjaring dalam Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2025 yang digelar Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau bersama Satlantas Polres jajaran, Polisi Militer (PM), Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, dan UPTD Kementerian Perhubungan Wilayah Riau-Kepri.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Lagomo, menjelaskan bahwa penindakan ini merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan dan ketertiban lalu lintas di Provinsi Riau.
"Total ada 32 travel gelap yang kami tindak dalam operasi ini," ujar Lagomo, Rabu.

Dari hasil operasi gabungan tersebut, Ditlantas Polda Riau menindak 7 unit travel gelap, Polresta Pekanbaru 2 unit, Polres Kampar 7 unit, Polres Dumai 5 unit, Polres Siak 4 unit, Polres Inhu 4 unit, Polres Pelalawan 2 unit, dan Polres Inhil 1 unit.

Baca Juga:

"Hasil itu merupakan rangkuman operasi hari ke sembilan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2025," terang Lagomo.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat, menambahkan, travel gelap yang diamankan mayoritas menggunakan kendaraan Toyota Innova dan Toyota Fortuner.

Baca Juga:

"Travel gelap ini merugikan angkutan umum berizin dan membahayakan keselamatan penumpang karena tidak memenuhi standar angkutan yang layak," tegasnya.

Selain tidak memiliki izin trayek dan KIR, travel gelap juga dianggap berisiko tinggi bagi penumpang. "Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan jasa transportasi berizin guna menjamin keamanan dan kenyamanan selama perjalanan," tambah Taufiq.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan kendaraan pribadi untuk angkutan umum tanpa izin melanggar Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pelanggar dapat dikenakan sanksi berupa tilang hingga penyitaan kendaraan.

"Operasi ini akan terus berlanjut untuk memastikan ketertiban dan keamanan transportasi di wilayah Riau," pungkas Taufiq.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ditreskrimsus Polda Riau Ungkap Penyelewengan BBM Subsidi di Kandis, 6.500 Liter Solar Disita
Kapolda Riau Irjen Arman Achdiat Pimpin Sertijab Dirlantas dan Kapolresta Pekanbaru
Polres Rohil Sita 483 Keping Kayu Olahan Diduga Hasil Ilog
Laka Maut di Tol Bangkinang, Dosen UIR dan Suami Meninggal
PT. Oscar Investama Diakui Tak Memiliki Kebun Inti, Izin Dipertanyakan
Diduga Tambang Emas llegal di Sumbar, Warga Keluhkan Air Sungai Kampar Keruh
komentar
beritaTerbaru