Wawako Pekanbaru Temui Hendry Munief di DPR RI, Minta Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat
kabarmelayu.com,JAKARTA Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar bertemu dengan Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief MBA di Gedung DPR
Pemerintahan
Patroli dimulai sekitar pukul 11.50 WIB dari arena pacu jalur Tepian Nyiur Malambai, Desa Sikakak. Kegiatan dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Kuansing, AKP Refriadi dengan dukungan penuh unsur pemerintah daerah, TNI, dan Polri.
Sebanyak enam unit speed boat dikerahkan, terdiri dari dua milik Ditpolairud Polda Riau, tiga milik BPBD Kuansing, dan satu milik Satpol PP Kuansing. Tim menyisir sejumlah titik rawan di sepanjang sungai.
Baca Juga:
Hasilnya, sedikitnya 55 unit rakit PETI berhasil ditemukan, dengan rincian 35 unit di Desa Pulau Bayur dan 20 unit di Desa Teluk Pauh. Sementara itu, lima rakit di Desa Sikakak dan Pulau Jambu langsung ditindak dengan cara dirusak.
Di Desa Koto Cerenti, seorang pemilik rakit bernama Aliusman bahkan meminta izin untuk membongkar sendiri rakit miliknya.
Baca Juga:
Selain penindakan, tim juga menggelar sosialisasi kepada masyarakat. Camat Cerenti, Erialis menegaskan, pemerintah tidak akan lagi menolerir aktivitas PETI yang merusak lingkungan.
"Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Pulau Bayur dan Desa Teluk Pauh yang telah hadir mendengarkan sosialisasi ini. Kami harap rakit PETI segera dibongkar sampai sore ini. Jika besok pagi masih ada aktivitas, kami bersama TNI dan Polri akan mengambil tindakan tegas sesuai hukum," tegasnya.
Kalaksa BPBD Kuansing, Yulizar, turut mengingatkan pentingnya menjaga kejernihan Sungai Kuantan.
"Saat pacu jalur kemarin, air sungai kita jernih untuk pertama kalinya setelah 20 tahun. Itu hasil kerja keras tim gabungan. Sesuai instruksi Bupati Kuansing, jangan lagi biarkan PETI merusak sungai kebanggaan kita," ujarnya.
Kasat Samapta Polres Kuansing, AKP Refriadi, juga menekankan batas waktu yang diberikan kepada pemilik rakit.
"Kami beri kesempatan hingga sore ini untuk membongkar secara mandiri. Jika tidak, kami akan ambil langkah tegas," ungkapnya.
Senada dengan itu, Kapolsek Cerenti, AKP Beni A. Siregar, menegaskan pihaknya terus menggencarkan sosialisasi dan rapat koordinasi dengan para pemangku kepentingan desa.
"Kami minta Pj Kades mendampingi masyarakat agar segera membongkar rakit PETI. Jika ada yang nekat, rakit akan langsung dirusak dan proses hukum tetap berjalan," tandasnya.
Patroli gabungan berakhir sekitar pukul 16.00 WIB dengan situasi aman dan kondusif. Aparat memastikan kegiatan penertiban akan dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga Sungai Kuantan tetap bersih dan menjadi kebanggaan masyarakat Kuansing.
kabarmelayu.com,JAKARTA Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar bertemu dengan Anggota Komisi VII DPR RI Hendry Munief MBA di Gedung DPR
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Perkembangan teknologi digital menuntut dunia jurnalistik beradaptasi lebih cepat. Jurnalis tidak lagi cukup hanya
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan meminta bantuan 18 ribu masker kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau
Lingkungan
kabarmelayu.com,KUANSING Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Korban
Peristiwa
Semarak HUT RI ke81, DJSC Bersama PERBAKIN Bengkalis Gelar Turnamen Menembak
Sport
Polda Riau Turunkan Tim Ahli Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru berhasil menyabet sebagai kelurahan terbaik III lomb
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ir. H. AMD. Junaidi AN, M.Si, menghadiri kegiatan Saraseha
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) menggelar Kejuaraan Balap Motor Piala W
Sport
kabarmelayu.com,PELALAWAN Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, menjadi salah satu titik yang
Lingkungan