Bobol Rumah Warga, Residivis Pecandu Sabu dan Judol Nyaris DIhajar Massa
kabarmelayu.comPEKANBARU IS, residivis yang baru menikmati kebebasannya Agustus lalu, nyaris babak belur dihajar masa. Dia tertangkap memb
Hukrim
Peristiwa bermula dari kegiatan penertiban PETI oleh personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, dan BPBD pada tanggal 7 Oktober 2025. Sejumlah korban mengalami penganiayaan oleh pelaku yang telah diidentifikasi.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Unit Opsnal Satreskrim Polres Kuansing melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah para terduga pelaku, melakukan wawancara dengan warga sekitar, serta memantau keberadaan pelaku di lingkungan tempat tinggal mereka.
Baca Juga:
Namun, dari hasil penyelidikan sementara, para terduga pelaku diduga telah meninggalkan Desa Pulau Bayur sejak peristiwa penganiayaan tersebut terjadi. Saat petugas mengecek, rumah-rumah pelaku ditemukan dalam keadaan terkunci dan kosong.
Selain itu, penyelidikan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya nomor telepon pelaku yang tidak aktif dan sikap tidak kooperatif sebagian warga yang terkesan menutup-nutupi keberadaan pelaku.
Baca Juga:
Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat melalui Kasat Reskrim IPTU Gerry Agnar Timur menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya maksimal untuk mengungkap dan menangkap pelaku.
"Kami telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan lanjutan dan mengumpulkan bahan keterangan dari berbagai sumber. Polres Kuansing berkomitmen menuntaskan perkara ini hingga para pelaku berhasil diamankan," ujar IPTU Gerry.
Kasat Reskrim juga menegaskan bahwa Polres Kuansing tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk melarikan diri dari proses hukum.
"Kami meminta kerja sama dari masyarakat agar bersikap terbuka dan memberikan informasi yang akurat jika mengetahui keberadaan para pelaku. Polres Kuansing menjamin kerahasiaan identitas masyarakat yang membantu aparat dalam penegakan hukum," tambahnya.
Selain itu, Kapolres Kuansing melalui Kasat Reskrim mengimbau masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta mempercayakan proses penegakan hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
"Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada kepolisian. Kami akan bekerja profesional dan transparan untuk menegakkan hukum secara adil," pungkas IPTU Gerry Agnar Timur.(RA)
kabarmelayu.comPEKANBARU IS, residivis yang baru menikmati kebebasannya Agustus lalu, nyaris babak belur dihajar masa. Dia tertangkap memb
Hukrim
kabarmelayu.comBANDUNG Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, menegaskan pentingnya penguatan daya saing pelaku industri nasional di le
Iptek
kabarmelayu.comJAKARTA Bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dinilai sudah memicu pemiskinan mas
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi Riau mengimbau 4 Kabupaten dan Kota segera menetapkan status siaga bencana Hidrometeorologi.
Lingkungan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah meningkatkan mitigasi bencana di tengah masuknya periode cuaca ekstrem
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) Pekanbaru menjadi pusat distribusi logistik udara untuk bantuan benc
Sosial
kabarmelayu.comINHIL Muhammad Suyuti, S. Pd. I secara resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupat
Sosial
INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE, MT menerima kunjungan Kepala OJK Provinsi Riau, Triyoga Laksito beserta jajaran ke Nege
Pemerintahan
kabarmelayu.comBENGKALIS Non Governmental Organization (NGO) di antaranya Yayasan Gambut bekerja sama dengan Pan Pacific Conservation Foun
Lingkungan
kabarmelayu.comKAMPAR Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang, Kampar kembali mengalami kenaikan signifikan, Senin (8/12/2025). Posisi elevasi pad
Lingkungan