Dua Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Jembatan Empat Balai Sungai Kampar Ditemukan Malam Tadi
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak lakilaki yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam saat mand
Peristiwa
Peristiwa bermula dari kegiatan penertiban PETI oleh personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, dan BPBD pada tanggal 7 Oktober 2025. Sejumlah korban mengalami penganiayaan oleh pelaku yang telah diidentifikasi.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Unit Opsnal Satreskrim Polres Kuansing melakukan penyelidikan dengan mendatangi rumah para terduga pelaku, melakukan wawancara dengan warga sekitar, serta memantau keberadaan pelaku di lingkungan tempat tinggal mereka.
Baca Juga:
Namun, dari hasil penyelidikan sementara, para terduga pelaku diduga telah meninggalkan Desa Pulau Bayur sejak peristiwa penganiayaan tersebut terjadi. Saat petugas mengecek, rumah-rumah pelaku ditemukan dalam keadaan terkunci dan kosong.
Selain itu, penyelidikan menghadapi sejumlah kendala, di antaranya nomor telepon pelaku yang tidak aktif dan sikap tidak kooperatif sebagian warga yang terkesan menutup-nutupi keberadaan pelaku.
Baca Juga:
Kapolres Kuantan Singingi AKBP R. Ricky Pratidiningrat melalui Kasat Reskrim IPTU Gerry Agnar Timur menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya maksimal untuk mengungkap dan menangkap pelaku.
"Kami telah menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan lanjutan dan mengumpulkan bahan keterangan dari berbagai sumber. Polres Kuansing berkomitmen menuntaskan perkara ini hingga para pelaku berhasil diamankan," ujar IPTU Gerry.
Kasat Reskrim juga menegaskan bahwa Polres Kuansing tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk melarikan diri dari proses hukum.
"Kami meminta kerja sama dari masyarakat agar bersikap terbuka dan memberikan informasi yang akurat jika mengetahui keberadaan para pelaku. Polres Kuansing menjamin kerahasiaan identitas masyarakat yang membantu aparat dalam penegakan hukum," tambahnya.
Selain itu, Kapolres Kuansing melalui Kasat Reskrim mengimbau masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif, tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta mempercayakan proses penegakan hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
"Kami berharap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada kepolisian. Kami akan bekerja profesional dan transparan untuk menegakkan hukum secara adil," pungkas IPTU Gerry Agnar Timur.(RA)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang anak lakilaki yang sebelumnya dilaporkan hilang tenggelam saat mand
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pasien Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru mengeluh. Ratusan pasien hari ini hanya dilayani oleh satu dokter pada S
Kesehatan
INHIL Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di MTsN 2 Indragiri Hilir kembali menuai sorotan publik. Sejumlah persoalan mulai
Pendidikan
Aparat Lambat Tutup Warung RemangRemang Cafe KE Lipat Kain, Masyarakat Siap Turun Tangan
Hukrim
Kapolsek Kandis Cup 2026 Resmi Ditutup, Ajang Pererat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Berbakat
Sport
kabarmelayu.com,DUMAI Penyelundupan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia kembali berhasil digagalkan oleh Direktorat Po
Hukrim
kabarmelayu.com,MANADO Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara periode 20262031 resmi dilantik dan dikukuhk
Sosial
kabarmelayu.com,KAMPAR Pimpinan Daerah Salimah Kampar kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat organisasi melalui Pelatihan Kepe
Sosial
Kemnaker Buka Pendaftaran Bantuan TKM Pemula 2026
TNI/Polri
kabarmelayu.com,SEORANG guru di Papua Selatan membuat surat terbuka untuk Presiden RI, Prabowo Subianto. Dirinya merasa menjadi korban kezol
Pendidikan