Soroti Potensi Aturan Sepihak KI Riau, Akademisi Minta KI Pusat Tegas
kabarmelayu.com,RIAU Mekanisme penyelesaian sengketa informasi publik di Komisi Informasi (KI) kembali menjadi sorotan. Akademisi hukum, D
Hukrim
Apel bersama ini menjadi langkah nyata untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kemitraan antara Polri dan komunitas pengemudi transportasi online.
Apel dipimpin langsung Kapolsek Bina Widya, Kompol Nusirwan, S.H., serta diikuti Wakapolsek AKP Sony JR, S.H., sejumlah pejabat Polsek Bina Widya, Bhabinkamtibmas, seluruh personel dan ratusan driver ojol.
Baca Juga:
Turut hadir Ketua Ojol Simpang Tobek Godang, Olsen, bersama para pengemudi yang beraktivitas di wilayah Kecamatan Bina Widya dan Kecamatan Tuah Madani.
Kapolsek Bina Widya, Kompol Nusirwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas pengemudi online yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga:
Menurutnya, apel bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya memperkuat hubungan kemitraan dan membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan.
Ia menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.
"Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri semata, melainkan tanggung jawab kita bersama.
Melalui Sabuk Kamtibmas, kita ingin membangun kekuatan kebersamaan yang saling terhubung untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bina Widya dan Tuah Madani," tegas Nusirwan.
Kapolsek juga mengajak para pengemudi ojol dan bajaj online untuk menjadi mitra kepolisian dalam mendeteksi serta menyampaikan informasi terkait potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, para pengemudi transportasi online memiliki peran strategis karena beraktivitas langsung di tengah masyarakat dan menjangkau berbagai kawasan setiap harinya.
Karena itu, ia berharap para pengemudi dapat menjadi mata dan telinga kepolisian dengan menyampaikan informasi secara cepat apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas, potensi konflik, maupun situasi yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Kompol Nusirwan juga mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul di lapangan diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan mufakat, bukan dengan tindakan sepihak yang berpotensi merugikan masyarakat maupun organisasi.
"Jika ada permasalahan di lapangan, mari kita selesaikan bersama melalui musyawarah dan mufakat. Jadikan Sabuk Kamtibmas sebagai pengikat persaudaraan, sehingga komunikasi dan kerja sama antara masyarakat dengan kepolisian,"tutup Kapolsek.(beng)
kabarmelayu.com,RIAU Mekanisme penyelesaian sengketa informasi publik di Komisi Informasi (KI) kembali menjadi sorotan. Akademisi hukum, D
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sepanjang tahun 2026 ini sebanyak 65 orang ditetapkan sebagai tersangka dugaan melakukan pembakaran hutan dan la
Hukrim
Kapolsek Teluk Meranti Pasang 6 Plang Peringatan di Lokasi Karhutla
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Kesehatan Masyarakat (UPTD Labkesmas) Kabupaten Bengkalis berhasil m
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Sekdakab H. Tantawi Jauhari, mengambil sumpah sekaligus melantik 18 Pejabat
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen tinggi dalam menyediakan fasilitas pendidikan. Pemko membuka jala
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membutuhkan alokasi anggaran sekitar Rp22 triliun untuk meningkatkan kualitas
Pemerintahan
kabarmelayu.com,JAKARTA Dewan Penasihat (DP) bersama Pengurus Harian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar rapat di Kantor PW
TNI/Polri
Polresta Pekanbaru dan BNN Gerebek Sarang Narkoba, Lima Orang Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Ikatan Keluarga Sungai Tapung (IKST) Provinsi Riau menyuarakan desakan keras agar besarnya keuntungan perusaha
Sosial