Jumat, 21 Agustus 2026 WIB

Trump Prediksi Banyak Kematian Dua Pekan ke Depan

Harijal - Minggu, 05 April 2020 17:51 WIB
Trump Prediksi Banyak Kematian Dua Pekan ke Depan
(AP/Patrick Semansky).
Presiden AS Donald Trump memperkirakan banyak jumlah kematian akibat virus corona pada dua pekan ke depan.

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperkirakan dua pekan ke depan akan menjadi masa-masa yang berat melawan pandemi virus corona (covid-19). Trump menyebut akan terjadi banyak kematian pada dua pekan ke depan.

"Ini mungkin akan menjadi minggu terberat pada minggu ini dan minggu depan, sayangnya akan ada banyak kematian," kata Trump di Gedung Putih, Sabtu (4/4), dikutip dari CNN.com.

Namun, Trump menyebut kematian bisa diminimalkan jika dilakukan langkah mitigasi dan pencegahan.

Baca Juga:

"Kematian akan jauh lebih banyak daripada ini, jika ini (pencegahan) tidak dilakukan, tapi akan ada kematian," tutur Trump.

Sebagai langkah pencegahan, Trump meminta seluruh warganya untuk tetap berada di rumah dan menerapkan jaga jarak.

Baca Juga:

Sebanyak 1.000 tambahan personel medis militer juga akan dikirimkan ke New York yang menjadi episentrum virus corona di AS

Hingga Sabtu, tercatat kasus Covid-19 di AS mencapai 311.635 dengan 8.454 kematian dan 14.825 orang yang sembuh.

Awal pekan lalu, Gedung Putih mengestimasikan sekitar 100 ribu hingga 240 ribu orang di AS dapat meninggal karena Covid-19, bahkan saat anjuran jaga jarak sudah diikuti.

(CNNINdonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Pemko Pekanbaru dan IMI Gelar Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota
Sempat Padam, Karhutla di Kerumutan Pelalawan Kembali Menyala
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Bergabung dengan Personel Padamkan Api Karhutla di Pelalawan
Perdana Digelar, Rakor Damkar Kabupaten Kota se-Riau Satukan Langkah Perkuat Penanganan Kebakaran
Salim, S. Pd, Ketua Kwarran Siak Hulu Terima Lencana Melati Pramuka: Pengabdian, Kesetiaan dan Dedikasi
Kawal Status Quo, Pendiri Koperasi JMB Pasang Plank Peringatan
komentar
beritaTerbaru