Selasa, 06 Oktober 2026 WIB

Ikuti Gaya Menteri Susi, Malaysia Tenggelamkan Kapal Nelayan Asing

Harijal - Rabu, 30 Agustus 2017 22:33 WIB
Ikuti Gaya Menteri Susi, Malaysia Tenggelamkan Kapal Nelayan Asing
(Foto: New Straits Times)
MMEA menyaksikan pembakaran dan penenggelaman kapal nelayan asing di Kelantan, Malaysia

KUALA LUMPUR - Langkah Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti, dalam rangka memberantas illegal fishing, diikuti oleh Malaysia. Negeri Jiran untuk pertama kalinya bertindak tegas dengan membakar kapal nelayan asing yang mengambil ikan secara ilegal di perairannya.

Masalah illegal fishing tidak hanya dialami Indonesia dan Malaysia, tetapi juga Asia Tenggara secara keseluruhan. Negara-negara tersebut kerap kesulitan untuk menahan agar kapal-kapal nelayan berbendera asing tidak mencuri kekayaan lautnya.

Pada 2016, Otoritas Malaysia di Sarawak mencatat lebih dari 100 unit kapal nelayan China terdeteksi di perairan wilayahnya. Sementara itu, Indonesia sudah menenggelamkan lebih dari 81 kapal yang didominasi dari asing yang melakukan illegal fishing di perairan nusantara.

Baca Juga:

Malaysia membakar kapal-kapal tersebut di laut lepas pantai Kelantan. Menurut Badan Penegakan Maritim Malaysia (MMEA), langkah pembakaran tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan Kuala Lumpur.

“Metode ini menunjukkan betapa seriusnya MMEA memandang pelanggaran yang dilakukan oleh kapal nelayan asing di perairan Malaysia,” ungkap Wakil Direktur Jenderal Operasional MMEA, Mohd Taha Ibrahim, mengutip dari Reuters, Rabu (30/8/2017).

Baca Juga:

Ia menambahkan, otoritas Malaysia sejauh ini sudah menenggelamkan lebih dari 285 kapal nelayan berbendara asing di seantero negeri. Ratusan kapal tersebut selama ini sengaja ditenggelamkan untuk menciptakan ekosistem buatan di laut.

Akan tetapi, metode tersebut baru pertama kali digunakan demi meninggalkan kesan mendalam bagi nelayan asing yang coba melaut di Malaysia. Taha mengancam akan melanjutkan langkah tersebut jika masih ada yang membandel.

“MMEA akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli untuk memberantas aksi kriminal yang dilakukan di perairan kami,” tandas Mohd Taha.

(war/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Harga Cabai Pekanbaru Makin 'Pedas', Pemko Usul Subsidi Angkutan
Perlebar 3 Ruas Jalan Pekanbaru, Wako Agung Apresiasi dan Ucapkan Terimakasih Kepada Plt Gubri SF Hariyanto
Bupati Inhil H. Herman Dorong Pembina Pramuka Saling Belajar dan Berbagi Pengalaman
Industri Harus Jadi Ekosistem Bisnis yang Berdampak Bagi Masyarakat Sekitar
Polsek Cerenti Musnahkan Rakit PETI
Kemenkeu Cicil Utang, DBH Migas Siak Justru Anjlok Drastis
komentar
beritaTerbaru