Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
KAIRO - Sedikitnya 235 orang tewas dalam serangan bom di Masjid Al Rawdah, di El Arish, Sinai Utara, Mesir. Tak hanya menyebabkan korban tewas, serangan yang dilakukan usai ibadah salat Jumat itu juga telah menyebabkan 120 orang lainnya terluka.
Menanggapi bencana mengerikan tersebut, Pemerintah Mesir telah menetapkan 3 hari masa berkabung. Sebagaimana dilansir dari Al-Jazeera, Sabtu (25/11/2017), Pemerintah Mesir menyatakan akan memberikan pembalasan kepada para pelaku serangan teror tersebut.
Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi mengutuk serangan mematikan itu dan menyebutnya sebagai tindakan pengecut. Pernyataan ini disampaikan Presiden el-Sisi melalui pidatonya yang disiarkan oleh stasiun televisi lokal. Selain itu, Pemimpin Mesir tersebut tak lupa menyampaikan rasa belasungkawa terhadap para korban dan keluarganya.
Baca Juga:
"Mereka tak akan lepas dari hukuman. Angkatan bersenjata (militer) dan polisi akan membalaskan dendam para sahabat kami dan mengembalikan keamanan serta stabilitas dengan kekuatan maksimal," ujar Presiden el-Sisi dalam pidatonya.
Beberapa jam setelah serangan tersebut terjadi, militer Mesir dilaporkan melancarkan serangan udara di wilayah pegunungan sekitar Bir al-Abed yang diduga menjadi tempat persembunyian musuh. Hingga saat ini belum ada kelompok yang mengklaim sebagai dalang serangan.
Baca Juga:
Seorang pejabat lokal menyebut, pelaku pengebomban datang dengan menggunakan 4 mobil sport 4WD. Mereka melakukan serangan saat berlangsungnya khotbah pascasalat Jumat. Pelaku penyerangan diperkirakan berjumlah 40 orang dan datang dengan membawa senjata api.
Serangan-serangan sebelumnya yang terjadi di Sinai sebagian besar menargerkan pasukan keamanan dan minoritas, penganut Kristen Koptik. Serangan sebelumnya di Sinai sebagian besar menargetkan pasukan keamanan dan anggota minoritas Kristen Koptik Mesir. Masjid Bir al-Abed diyakini menjadi target serangan karena berada di jauh dari kota utama di provinsi tersebut.
(rav/okezone)
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan seluruh sekolah swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disd
Pendidikan
Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati inhil H.Herman, SE.MT hadiri Panen Padi Perdana Semaram kelompok Tani sekayan Subur di Desa Sekayan Dusun sem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyerahkan bantuan untuk tujuh kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat ti
Pemerintahan