Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Tak Mau Kecolongan, Pemerintah Kecamatan Langgam Lakukan Berbagai Langkah Cegah DBD

Harijal - Selasa, 25 Oktober 2016 12:48 WIB
Tak Mau Kecolongan, Pemerintah Kecamatan Langgam Lakukan Berbagai Langkah Cegah DBD
riaueditor.com
Camat Langgam Sugeng Wiharyadi

LANGGAM, kabarmelayu.com - Berbagai langkah antisipasi guna mencegah meningkatnya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk Aeides Aaegipty dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Langgam yang tidak au kecolongan seperti kasus DBD yang merenggut nyawa warga Desa Langkan sehingga ditetapkan Kondisi Luar Biasa (KLB) pada tahun 2011 silam.

"Tahun ini kan puncak siklus 5 tahunan DBD, jauh-jauh hari kita sudah melakukan berbagai upaya dalam mencegah DBD di Kecamatan Langgam.Meski masih terdapat kasus DBD,namun dibanding pada tahun 2011 saat KLB diberlakukan di Desa Langkan 5 tahun lalu jauh berbeda dengan sekarang. Saat ini di Langgam hanya ada 6 kasus saja," ungkap Camat Langgam Sugeng Wiharyadi kepada wartawan, Selasa (25/10/2016).

Menurutnya, adapun langkah yang telah dilakukan seperti melakukan penyuluhan bersama pihak Puskesmas‎ untuk mengantisipasi DBD dengan kembali kepada pola hidup sehat,membersihkan lingkungan serta goro.

Baca Juga:

"Selanjutnya kita memetakan titik-titik rawan DBD sehingga bisa lebih dipantau ekstra oleh pihak puskesmas dan melakukan berbagai kegiatan seperti yang saya sampaikan," ungkap Camat.

Dikatakannya juga, bahwa koordinasi dengan pihak puskesmas secara kontinue dilakukan terutama soal keberadaan dokter jaga.

Baca Juga:

"Inikan sedang rawan DBD, kita minta dokter jaga selalu stanby, sehingga bila ada pasien DBD yang membutuhkan pertolongan bisa langsung ditangani oleh dokter, dan untuk selanjutnya melakukan rujukan ke Rumah Sakit," terangnya.

Dijelaskan Camat, bahwa masyarakat Langgam saat ini telah menyadari akan bahaya DBD, masyarakat sudah kembali kepada pola hidup sehat, melakukan gerakan 3 M Plus guna menghindari penyebaran sarang-sarang nyamuk, melakukan gotong royong membersihkan lingkungan dan sebagainya.

"Tentunya dengan berbagai langkah antisipasi dilakukan dapat menekan angka kasus DBD di Kecamatan Langgam," ucapnya.

Sementara itu sebelumnya kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan dr.Endid R Pratiknyo menyampaikan bahwa ‎memang untuk langgam kasus DBD cendrung menurun pada puncak siklus 5 tahunan DBD tahun ini.

"Masyarakat di Langgam sudah sadar untuk kembali ke pola hidup sehat.Tentunya masyarakat tak mau kecolongan lagi dengan meninggalnya 3 warga di Desa Langkan pada tahun 2011 akibat DBD sehingga statusnya menjadi Kondisi Luar Biasa," tukas Kadiskes. (rec)

 

SHARE:
beritaTerkait
PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Setelah Sukses Ujian Akhir TP 2025-2026, UPT SDN 019 Pandau Jaya Siap Hadapi Ujian Kenaikan Kelas Senin mendatang
Polres Kampar Tertibkan PETI di Aliran Sungai Subayang, 3 Rakit Diamankan
Sekda Inhil Pimpin Gotong Royong Gerakan Jumat Bersih
komentar
beritaTerbaru