Minggu, 28 Juni 2026 WIB

Gejala Covid-19 Varian Baru Paling Dominan: Bukan Demam!

Harijal - Rabu, 30 Juni 2021 20:39 WIB
Gejala Covid-19 Varian Baru Paling Dominan: Bukan Demam!
Foto: Gejala Terbaru Covid-19

JAKARTA - Beragam varian virus Corona terus bermunculan. Di antaranya, varian Delta atau yang sebelumnya disebut varian B1617.2 dan pertama kali ditemukan di India.

Sejumlah pihak khawatir, varian Delta menular lebih cepat sehingga gejala COVID-19 varian baru ini penting untuk dikenali. Mengingat, Indonesia kini tengah menghadapi lonjakan kasus COVID-19.

Dokter spesialis penyakit dalam, dr Andi Khomeini Takdir, SpPD menyebut, varian Delta memunculkan sejumlah gejala yang sedikit berbeda dari varian-varian yang sudah ada sebelumnya.

Baca Juga:

Di awal pandemi, gejala paling dominan adalah demam. Namun seiring ditemukannya varian-varian baru termasuk Delta, gejala pada pasien COVID-19 cenderung mengalami perubahan.

"Varian Delta memunculkan gejala-gejala yang sedikit berbeda. Benar, di tahun lalu sampai awal tahun ini lebih identik dengan demam. Tapi sekarang ini lebih identik dengan sakit tenggorokan di awal (infeksi), kemudian hilang penciuman (atau) pembau. Kemampuan itu beberapa hari akan terganggu," katanya, seperti dikutip detik.com, Rabu (30/6/2021).

Baca Juga:

Menurutnya, gejala COVID-19 baru yang perlu diwaspadai adalah nafas menjadi berat. Pada kondisi seperti ini, pasien membutuhkan tenaga besar untuk menarik nafas.

"Nafas itu menjadi berat, maka itu salah satu parameter yang paling sederhana yang kita bisa (simpulkan) oh ini kayaknya perlu di-rontgen. Tapi terutama, perlu pertolongan dari tenaga kesehatan. Sebisa mungkin teman-teman yang isolasi mandiri jangan isolasi tanpa pengawasan," ujar dr Andi.

Ia menekankan, cara paling efektif untuk menghadapi munculnya varian-varian baru Corona adalah menggunakan masker. Menurutnya, masker adalah kunci untuk meminimalkan kebutuhan akan pertolongan dokter dan layanan rumah sakit akibat gejala COVID-19 varian baru terlebih yang sedang hingga berat.

"Varian apa pun yang kemudian nanti dirilis, kuncinya sebenarnya sederhana, masker. PR-nya kita sudah tahu, itu masker 2 lapis punya proteksi 90 persen which is lebih bagus, lebih tinggi daripada hanya 1 (lapis masker)," tegasnya.

(sumber: CNBCIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Afni Zulkifli Pimpin Langsung Pawai Taaruf MTQ Ke 44 Propinsi Riau di Kuansing
Bandar dan Kurir Sabu di Siak Ditangkap, Senpi Rakitan Ikut Diamankan
Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Kawal Produktivitas Ketahanan Pangan hingga Masa Panen
Pembukaan MTQ ke-44 Provinsi Riau, Stand Bazar Inhil Jadi Primadona
Pekanbaru Target Juara Umum, 70 Kafilah MTQ Riau Ke-44 Dilepas ke Kuansing
TRC 112 Pekanbaru Ditargetkan Tujuh Menit Sampai di Lokasi
komentar
beritaTerbaru