Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
PEKANBARU - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menyampaikan bahwa maksud dan tujuan dari pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil dan menyusui adalah mencegah terjadinya penularan COVID-19 pada ibu hamil dan bayinya.
Di samping itu, vaksinasi ini juga bertujuan menurunkan angka kematian dan angka kesakitan ibu hamil dan menyusui supaya tidak tertular dengan COVID-19.
"Jadi untuk mengamankan ibu hamil dan bayinya dari COVID-19, Alhamdulilah untuk Provinsi Riau kita mulai pada hari ini, " katanya dalam acara pencanangan vaksin COVID-19 yang diselenggarakan POGI Riau bersama Pemprov Riau di Aula Serbaguna RSUD Arifin Achmad, Selasa (31/8/2021).
Baca Juga:
Pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Riau dan RSUD Arifin Achmad yang telah memfasilitasi terlaksananya kegiatan vaksinasi bagi ibu hamil dan menyusui ini.
Ia berharap dengan adanya gerakan dari POGI Riau, semua ibu-ibu hamil dan ibu-ibu menyusui di Provinsi Riau dapat divaksinasi sehingga ibunya sehat dan tentunya bayinya juga lahir dengan sehat.
Baca Juga:
"Terima kasih juga kepada ibu Wakil Ketua PKK Riau yang sudah hadir dalam kegiatan ini, PKK memiliki peran penting mensukseskan kegiatan vaksinasi bagi ibu-ibu," ujarnya.
Karena kader PKK sangat banyak hingga ke tingkat desa, Mimi berharap agar kader PKK dapat membantu pemerintah mensosialisasikan manfaat vaksinasi kepada masyarakat sehingga mau mengikuti kegiatan vaksinasi ini.
"Berharap nanti ini semua bisa dilaksanakan juga di kabupaten/kota," ujarnya.
Mimi menyampaikan bahwa untuk sasaran vaksinasi di Provinsi Riau sendiri, 70 persen dari jumlah penduduk 6,4 juta jiwa atau sekitar 4,4 juta jiwa harus divaksinasi untuk mendapatkan herd immunity.
Untuk saat ini vaksinasi pertama sudah dilaksanakan sekitar 22,6 persen dari jumlah penduduk, dan untuk vaksinasi kedua sekitar 15,8 persen. Yang mana menurutnya ini masih jauh dari angka yang diinginkan.
"Dan tentu harapan kita di Desember ini bisa mencapai angka 70 persen," ujarnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa untuk bulan Agustus, ketersediaan vaksinasi dan pendistribusiannya sudah cukup rutin. Namun memang jumlahnya yang masih terbatas, dengan tahapan pendistribusiannya dari Kementerian Kesehatan RI sudah berlangsung setiap minggu vaksin dikirimkan.
"Kita berharap pelaksanaan vaksinasi ini bisa kita laksanakan mencapai target yang sudah ditentukan," ungkapnya. (MCR)
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri
kabarmelayu.comPEKANBARU Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Wilayah &039Aisyiyah (PW &039Aisyiyah) Riau sukses menyeleng
Parlemen
Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 810 Mei 2026
Pendidikan
Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris
Sport
kabarmelayu.comKAMPAR Bersempena musim haji q447 H tahun 2026 ini, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kampar, Fahmil, S
Muslim