Selasa, 21 April 2026 WIB

77 Warga Pelalawan Terserang DBD

Terbanyak di Kecamatan Langgam
Harijal - Rabu, 18 November 2015 21:17 WIB
77 Warga Pelalawan Terserang DBD
Internet
Fogging

Kabar Melayu (PELALAWAN) - Sejak dua bulan terakhir, tercatat 77 orang warga Kabupaten Pelalawan terserang Demam Berdarah Dangue (DBD). Terbanyak ada di Kecamatan Langgam dengan 31 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Pelalwan, dr Endid R Pratiknyo melalui Kabid Pemberantasan Penyakit dan Penyelamatan Lingkungan (P2PL). Khairul, Rabu (18/11/2015) menuturkan, pihak Diskes terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap para pasien korban DBD, baik di 13 puskesmas yang ada di 12 Kecamatan, RSUD Selasih dan Rumah Sakit Swasta yang ada di Pelalawan. 

"Alhammdulillah, semua pasien yang terserang DBD sudah diatasi dengan perawatan dan pengobatan yang intensif. Terakhir yang dari Langgam atas nama Darmansyah yang dirawat di ICU Rumah Sakit Evarina, sudah Keluar seminggu lalu," terangnya.

Ditambahkan Khairul, menyikapi banyaknya penderita kasus DBD ini, Bupati Pelalawan melalui Diskes melakukan fogging di Kecamatan yang direkomendasikan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi korban terjangkit Demam Berdarah Dengue yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aides Aegepty ini.

Dikatakan Khairul, warga diminta kembali ke pola hidup sehat dan gotong royong. Terutama sekali gerakan 3 M plus yakni menguras, menutup dan mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk serta antisipasi seperti menggunakan loution anti nyamuk, racun nyamuk atau menggunakan kelambu.(rec)

SHARE:
beritaTerkait
GWN Dorong UMKM Bergerak di CFD Bengkalis 2–3 Mei 2026
Tingkatkan Daya Saing, LSP Institut STIAMI Gelar Uji Kompetensi Skema Pengelolaan Sistem Pergudangan
Kodim 0301 dan BNNK Pekanbaru Perkuat Sinergi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Gelar Pentas Seni, Ruang Siswa Kembangkan Minat Bakat
Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
DPP LMR Kobarkan Semangat Marwah Melayu hingga ke Pelosok Negeri
komentar
beritaTerbaru