Selasa, 22 September 2026 WIB

Dua Dokter RSUD Arifin Achmad Temukan Metode Inovatif Tangani Tumor Hemangioma Tanpa Operasi

Redaksi - Kamis, 19 Desember 2024 06:32 WIB
Dua Dokter RSUD Arifin Achmad Temukan Metode Inovatif Tangani Tumor Hemangioma Tanpa Operasi
Dua dokter spesialis RSUD Arifin Achmad, dr. Hariadi Hatta, Sp. BTKV, dan dr. Hotber Pasaribu, Sp. A(K).(Foto: Istimewa)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Dua dokter spesialis RSUD Arifin Achmad, dr. Hariadi Hatta, Sp. BTKV, dan dr. Hotber Pasaribu, Sp. A(K), berhasil menemukan metode inovatif dalam menangani tumor Hemangioma tanpa operasi. Terobosan ini menjadi yang pertama di Indonesia.

Keberhasilan metode ini diterapkan pada Atala Kenzio Rohman, balita asal Kabupaten Siak yang menderita tumor Hemangioma sejak Desember 2023.

"Kami menggunakan teknik 'sclerosing agent' berbahan dasar gelatin dari ganggang, yang berfungsi membekukan darah dalam tumor hingga merusak pembuluh darah," terang dr Hariadi, Rabu (18/12/2024).

Baca Juga:

Sebelumnya, Atala tiba di RSUD Arifin Achmad dalam kondisi serius. Tumornya menyebar dari tenggorokan hingga dada, menutupi sebagian paru-paru dan mencapai liver. Keadaan itu menyebabkan pasien kesulitan bernapas.

"Saat itu, hanya setengah paru-paru yang berfungsi," jelas dr Hotber Pasaribu.

Baca Juga:

Kini, Atala bisa bernapas tanpa bantuan ventilator.

Saefur Rohman, ayah Atala mengungkapkan perjuangan mencari pengobatan. Dari RSUD Arifin Achmad hingga RS Mahkota di Malaysia, semua usaha belum membuahkan hasil.

"Kami kembali ke RSUD Arifin Achmad setelah kondisi Atala semakin memburuk. Alhamdulillah, dengan penanganan dokter, tumor mulai mengecil," ungkapnya penuh haru.

Aman Tanpa Operasi
Awalnya, tim medis mempertimbangkan operasi, namun risiko tinggi mengancam nyawa pasien.

"Kami juga berkonsultasi dengan RSCM, tetapi biaya transportasi ventilator mencapai Rp300 juta tanpa jaminan kesembuhan," kata dr Hariadi.

Setelah diskusi intensif, diputuskan menggunakan injeksi sclerosing agent yang telah diuji pada empat pasien sebelumnya dengan hasil sukses.

Metode inovatif ini rencananya akan dipublikasikan melalui seminar dan jurnal medis nasional maupun internasional.

"Kami berharap dapat membantu lebih banyak pasien di masa depan," tambah dr Hotber Pasaribu.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PSPS Tekuk Persiraja 2-1
Jelang Pembukaan PORSENIJAR Provinsi Riau, Mahadar Mantapkan Persiapan
Minta Masukan Jurnalis, Syahrul Aidi dan Komdigi Fasilitasi Webinar Diskusi Publik Jurnalisme di Era AI
Empat Bulan Terakhir, Polresta Pekanbaru Ringkus 128 Tersangka Narkoba
Sambangi Lapas Kelas II A Bagansiapiapi, RS Cahaya Siap Jalin Kerjasama
Tim Udara Lanud Rsn Fokus Pemadaman di 4 Daerah Ini
komentar
beritaTerbaru