Minggu, 03 Mei 2026 WIB

Cegah Penyakit, SKKH Wajib dari Daerah Asal Hewan Kurban

Redaksi - Minggu, 18 Mei 2025 20:22 WIB
Cegah Penyakit, SKKH Wajib dari Daerah Asal Hewan Kurban
Ilustrasi.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengingatkan para peternak, pedagang, dan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi penyebaran penyakit menular pada hewan kurban.

Permintaan hewan kurban yang meningkat tajam, terutama dari luar provinsi seperti Sumatra Utara dan Lampung, membuat pengawasan kesehatan ternak menjadi perhatian serius. Pemerintah memastikan bahwa setiap hewan yang masuk ke Riau harus dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit menular.

"Kami mengimbau kepada seluruh peternak, pedagang, dan pembeli untuk memastikan hewan yang akan dikurbankan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Ini wajib, sebagai bukti bahwa hewan sudah diperiksa secara medis di daerah asal," ujar Heri Afrizon, Kepala Bidang Agribisnis Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau, Ahad (18/5/2025).

Baca Juga:

Selain pemeriksaan awal di daerah asal, Pemprov Riau juga akan melakukan pemeriksaan lanjutan di pintu-pintu masuk distribusi hewan. Pemeriksaan ini mencakup pengambilan sampel darah untuk mendeteksi tiga penyakit hewan menular yang diwaspadai: Lumpy Skin Disease (LSD), Jembrana, dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

"Tiga penyakit ini sangat menular dan dapat menyebabkan kerugian besar, baik bagi peternak maupun masyarakat. Karena itu, kami minta semua pihak untuk tidak main-main soal kesehatan hewan kurban," tegas Heri.

Baca Juga:

Sebagai bentuk keseriusan, tim pengawasan dari Dinas PKH Riau akan segera diterjunkan ke lapangan. Surat Keputusan (SK) penugasan dijadwalkan rampung dalam minggu ini. Setelah itu, tim akan mulai melakukan pengawasan langsung di titik-titik strategis distribusi hewan.

Langkah ini adalah bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan hewan kurban yang akan dikonsumsi masyarakat benar-benar aman, sehat, dan layak disembelih sesuai syariat dan standar kesehatan.

"Kami harap masyarakat juga aktif bertanya dan meminta SKKH saat membeli hewan kurban. Ini untuk melindungi kita semua," pungkas Heri.

Dengan langkah preventif ini, Pemprov Riau berharap momentum Idul Adha tahun ini berjalan lancar, aman, dan bebas dari ancaman penyakit hewan yang bisa merugikan banyak pihak.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau
Perkuat Kekompakan dan Sinergi, Anggota KominfoPS Inhil Taja Silaturahmi
ASN Pemko Pekanbaru Berkurban 19 Ekor, 5 Disalurkan ke Lembaga Eksternal dan Masjid
PT BLJ Salurkan Bantuan Hewan Kurban di 11 Kecamatan di Bengkalis
Patuhi Himbauan Bupati, Empat Perusahaan Sawit di Inhu Salurkan Hewan Kurban
Mayoritas Sehat, Pengawasan Hewan Kurban di Pekanbaru Diintensifkan
komentar
beritaTerbaru