Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Asap Kretek Bahaya untuk Sekitar, Bagaimana dengan Rokok Elektrik?

Harijal - Minggu, 01 November 2015 01:03 WIB
Asap Kretek Bahaya untuk Sekitar, Bagaimana dengan Rokok Elektrik?
Internet

JAKARTA - Sudah banyak berbagai studi melihat bagaimana seorang perokok pasif tetap berisiko alami masalah kesehatan yang serupa seperti perokok. Oleh karena itu sering disuarakan larangan merokok di tempat-tempat publik untuk melindungi orang lain yang bukan perokok.

Berkaitan dengan hal tersebut kini ada tren terbaru menggunakan rokok elektrik atau dikenal juga dengan nama vaping. Rokok ini diklaim lebih sehat karena asapnya tak dari bahan-bahan berbahaya yang terbakar melainkan cairan yang diuapkan.

dr Frans Abednego Barus, SpP, dari Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengomentari hal ini dan mengaku, meski belum ada studi, namun ia curiga bahwa asap rokok elektrik tetap berbahaya. Menurutnya asap rokok kretek dan rokok eletrik sama-sama tak bagus untuk dihirup oleh orang sekitar.

Baca Juga:

"Asumsi saya sama saja. Dia tetap bisa menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK -red). Sumbatan ataupun perlambatan aliran udara itu past akan terjadi," kata dr Frans pada seminar Global Month of Service di Hotel Double Tree, Cikini, Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Menurut dr Frans uap udara yang dikeluarkan oleh rokok elektrik tentu akan berbeda dari udara sekitar. Dari suhu uap yang cukup tinggi, dapat dipastikan ketika asap rokok elektrik masuk saluran udara maka ia akan menimbulkan peradangan yang bisa menghalangi saluran napas.

Baca Juga:

"Terserah isinya mau apa, dari suhunya saja bisa terjadi PPOK. Elektrik saya katakan tetap merusak sama seperti original. Malah bisa lebih berbahaya karena orang bisa lebih sering menghisap setelah mendapatkan sense of security (rasa aman -red)," tutup dr Frans.(KM)

Sumber

SHARE:
beritaTerkait
Sepakat! Kecamatan Pulau Burung Tuntaskan Tapal Batas Desa, Jadi Percontohan di Inhil
Wako Agung Nugroho Launching Logo HUT Pekanbaru Ke-242, Ini Maknanya
Terbitkan SP3 Dugaan Pemerasan dan Penggelapan, Kapolri hingga Jajaran Polda Lampung Dipraperadilankan di PN Jaksel
Jeritan Transmigran Air Balui, Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria
Pelaku Teror Pocong di Kulim Diamankan Polisi Tak Benar, Ternyata ODGJ
Setelah Tuntaskan Rukun dan Wajib Haji, Jemaah Asal Desa Pulau Payung Kampar Wafat di Tanah Suci
komentar
beritaTerbaru