Rabu, 22 Juli 2026 WIB

Pelaku Teror Pocong di Kulim Diamankan Polisi Tak Benar, Ternyata ODGJ

Redaksi - Kamis, 04 Juni 2026 11:03 WIB
Pelaku Teror Pocong di Kulim Diamankan Polisi Tak Benar, Ternyata ODGJ
Ilustrasi.(Foto: Ist)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Informasi yang menyebut seorang pelaku prank pocong diamankan polisi di Kecamatan Kulim Pekanbaru, dipastikan tak benar. Pria yang kini ramai dibicarakan di sosial media itu ternyata ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).

Kapolsek Kulim Kompol Didi Antoni menjelaskan, pria itu diamankan pada Selasa (2/6/2026) malam. Dia dicurigai hendak mencuri di rumah warga.

"Memang ada warga yang mengamankan seorang pria di depan Agro Wisata Pelangi, Kelurahan Mentangor. Dia dicurigai hendak mencongkel salah satu rumah warga. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata yang bersangkutan merupakan ODGJ," kata Kapolsek, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga:

Selain isu pria yang disebut sebagai pocong, polisi juga menerima laporan masyarakat terkait dugaan teror pocong melalui layanan Call Center Polri 110. Laporan itu berasal dari Jalan Kenanga, Kelurahan Sialang Sakti.

Dalam laporannya, warga mengaku melihat seseorang mengenakan kain putih menyerupai pocong yang mengetuk-ngetuk rumah warga pada malam hari. Karena panik, pelapor langsung berteriak dan meminta bantuan warga sekitar.

Baca Juga:

"Pelapor melihat seseorang menggunakan kain putih mirip pocong mengetuk-ngetuk rumah. Melihat hal itu, pelapor langsung berteriak pocong dan melaporkan kejadian tersebut ke Call Center 110," ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Kulim bersama personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan patroli.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati warga sudah berkerumun setelah mendengar teriakan pocong dari salah seorang warga.

"Sesampainya di lokasi ternyata warga sudah ramai berkumpul lantaran mendengar teriakan pocong tersebut," kata Didi.

Namun setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan di sekitar lokasi, petugas tidak menemukan sosok yang dimaksud warga.
Polisi bersama warga hanya menemukan selembar kain putih yang tergantung di atas tembok dekat tempat pembuangan sampah.

Menurut keterangan warga setempat, kain tersebut sudah cukup lama berada di lokasi dan bukan merupakan bagian dari aksi teror seperti yang beredar di media sosial.

Meski dipastikan tidak ada teror pocong maupun pelaku yang diamankan terkait isu tersebut, Polsek Kulim tetap meningkatkan patroli di wilayah setempat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Didi juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi yang beredar, terutama yang berasal dari media sosial. Warga diminta melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Jika menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan melalui layanan kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam," tutupnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DK PWI Pusat Desak Riau Pos Grup Bayar Hak Eks Karyawan
Dugaan Kriminalisasi Budayawan Rida K Liamsi, LAMR Prihatin
Menanti Keadilan di PN Jaksel, Praperadilan Kasus Kriminalisasi Aktivis Lharsen Yunus Dijadwalkan 14 Juli 2026
Kasus Larshen Yunus, Potret Kelam Kriminalisasi Aktivis di Riau
Pembunuhan Sadis di Dumai Terungkap, Pelaku Suami Siri
Polda Riau Bongkar Tiga Kasus Kriminal, Kombes Hasyim Perlihatkan Barang Bukti Ranmor Hasil Kejahatan
komentar
beritaTerbaru