Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam upaya meningkatkan pemahaman, peran serta dan partisipasi masyarakat terhadap Program Kependudukan, Pembang
Kesehatan
BENGKALIS, kabarmelayu.com - Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD) dengan menjalankan program 3 M, yaitu menguras, menimbun dan menutup wadah penampungan air.
Demikian diungkapkan Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Supardi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Alwizar, dalam rilis yang disampaikan kepada Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik, Jumat (12/1/2018).
Dikatakan Alwizar, cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit DBD adalah dengan mencegah nyamuk aedes aegypti berkembang biak. Untuk itu, warga diminta untuk menutup rapat - rapat penampungan air bersih/air hujan, agar nyamuk aedes aegypti tidak dapat meletakkan telurnya sehingga tidak menjadi jentik dan berkembang menjadi nyamuk dewasa
Baca Juga:
Selain itu, kata Alwizar, pihak Dinas Kesehatan juga telah minta kepada seluruh kepala Puskesmas dan camat, kepala desa/lurah di Negeri Junjungan untuk lebih gencar mensosialisasikan kepada masyarakat luas agar waspada terhadap DBD.
"Tak kalah penting, masyarakat dihimbau untuk lebih aktif melakukan gotong royong, membersihkan lingkungan tempat tinggal secara teratur," ungkapnya.
Baca Juga:
Sejauh ini, masih ada anggapan dari sebagian masyarakat, pencegahan DBD melalui upaya pengasapan (fogging).
Menurut Alwizar, anggapan itu kurang tepat, karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja dan merupakan upaya pengendalian jika ada kasus penderita penyakit saja agar tidak meluas dan berkembang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).
"Meski ada tindakan pengasapan atau juga bubuk abate, namun program 3 M jauh lebih efektif untuk mencegah timbulnya penyakit DBD," ungkap Alwizar.
Selain masalah penyakit DBD, menurut Alwizar, pada musim hujan masyarakat juga menghadapi penyakit lainnya, seperti penyakit influenza, malaria, serangan asma, leptospirosis hingga diare. "Saat terjadi banjir, potensi penyakit diare, leptospirosis, hingga penyakit kulit meningkat," katanya.***
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam upaya meningkatkan pemahaman, peran serta dan partisipasi masyarakat terhadap Program Kependudukan, Pembang
Kesehatan
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Riyono menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas pemerintah dalam menangani keba
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Pengembangan industri kendaraan listrik nasional tidak boleh berhenti pada produksi dan penjualan kendaraan. Pem
Parlemen
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil Drs. H. Tantawi Jauhari
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen untuk membangun ekosistem yang kuat untuk meningkatkan kesejahtera
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kontingen Perpani Kota Pekanbaru menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih prestasi juara umum sekaligus sa
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Warga Pekanbaru sekitarnya malam ini sepertinya dapat bernafas lega. Kabut asap yang sempat menebal, sore ini pu
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU AR (45) nekat mencuri sebuah Aki mobil saat melintas di Jalan Bandeng III Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Ru
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR KODIM 0313/KPR, Babinsa Desa Tanah Merah ,Koramil 06 Siak Hulu,Serma Gali Handoko mendampingi pemberian bantuan sos
Sosial
kabarmelayu.com,ROHUL Skala percaturan politik mulai meningkat di Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu dalam
Politik