Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam upaya meningkatkan pemahaman, peran serta dan partisipasi masyarakat terhadap Program Kependudukan, Pembang
Kesehatan
ADA banyak sekali makanan yang bisa kita konsumsi setiap hari. Masalahnya adalah ada beberapa jenis makanan yang ternyata memiliki potensi lebih besar untuk memicu keracunan. Sebenarnya, makanan-makanan apakah yang bisa menyebabkan dampak kesehatan ini?
Beberapa makanan yang berpotensi memicu masalah keracunan makanan
Pakar kesehatan menyebut ada beberapa jenis makanan yang ternyata bisa mendatangkan masalah keracunan makanan dengan gejala sakit perut, diare, mual-mual dan muntah, demam, dan gejala lainnya.
Berikut adalah makanan-makanan yang bisa menyebabkan dampak tersebut.
Baca Juga:
Burger
Salah satu jenis makanan cepat saji yang paling digemari masyarakat ini ternyata bisa menyebabkan datangnya keracunan lho. Hal ini disebabkan oleh bahan utamanya yang berupa daging sapi. Sebenarnya, asalkan diolah dengan baik, daging sapi di dalam burger seharusnya tidak akan menyebabkan datangnya masalah kesehatan, namun jika tidak dimasak hingga benar-benar matang, bisa jadi akan memicu datangnya keracunan.
Baca Juga:
Daging ikan tuna
Salah satu makanan laut yang paling digemari masyarakat. Sayangnya daging ikan tuna bisa saja memicu keracunan berjenis scombroid, keracunan yang disebabkan oleh proses pembusukan daging ikan akibat bakteri. Biasanya, gejala dari keracunan ini adalah sensasi terbakar di dalam perut hingga munculnya ruam-ruam di wajah.
Pakar kesehatan menyarankan kita untuk selalu menempatkan daging ikan tuna di dalam lemari es demi mencegah proses pembusukan. Selain itu, pastikan untuk memasaknya hingga benar-benar matang demi membunuh berbagai macam bakteri berbahaya.
Jika kita ingin mengonsumsi tuna kalengan, pastikan untuk mengecek kondisi kalengnya. Jika sudah rusak atau bocor, bisa jadi telah terjadi proses pembusukan di dalamnya sehingga daging ikan ini sudah tidak layak dikonsumsi.
Hati ayam
Hati ayam adalah salah satu jeroan yang paling sering kita konsumsi. Rasanya enak dan mudah untuk diolah menjadi berbagai macam masakan. Sayangnya, hati ayam bisa jadi sudah terpapar bakteri campylobacter yang bisa memicu keracunan. Karena alasan inilah kita harus benar-benar memasaknya hingga matang demi membunuh bakteri-bakteri tersebut.
Telur mata sapi
Masih banyak orang yang menjadikan telur mata sapi sebagai lauk. Selain bentuknya yang menarik, banyak orang yang menyukai sensasi lembut dari lelehan kuning telurnya. Masalahnya adalah telur ini sebenarnya masih setengah matang dan rentan memiliki bakteri salmonella. Jika kita mengonsumsinya, maka risiko untuk terkena keracunan makanan tentu akan naik dengan signifikan.
Melihat fakta ini, sebaiknya memang kita tidak lagi mengonsumsi telur mata sapi demi mencegah datangnya masalah kesehatan ini.
Kacang merah
Jika tidak dimasak di dalam air mendidih dalam waktu 30 menit, bisa jadi kita akan mengalami keracunan jika makan kacang merah. Hal ini tidak disebabkan oleh paparan bakteri, melainkan karena adanya kandungan lektin, sejenis protein yang harus dihancurkan melalui proses pemanasan sebelum dikonsumsi. Jika kandungan ini tidak hancur, besar kemungkinan kita akan mengalami gejala keracunan seperti muntah-muntah atau diare.
Mentimun
Mentimun seringkali dikonsumsi dalam kondisi mentah. Masalahnya adalah, terkadang masih ada kandungan pestisida di dalam permukaannya yang bisa menyebabkan datangnya keracunan jika tidak dibersihkan dengan baik. Selain itu, mentimun yang tidak dibersihkan juga rentan terpapar bakteri berbahaya.
Selain mencucinya hingga benar-benar bersih, pakar kesehatan menyebut mentimun yang sudah tidak bagus sebaiknya tidak kita makan demi mencegah keracunan.
Taoge
Taoge juga sering dimakan mentah-mentah. Padahal, bisa jadi di dalam taoge terdapat kandungan bakteri penyebab keracunan makanan. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk memasaknya terlebih dahulu sebelum memakannya demi mencegah masalah kesehatan ini.
(doktersehat.com)
kabarmelayu.com,KAMPAR Dalam upaya meningkatkan pemahaman, peran serta dan partisipasi masyarakat terhadap Program Kependudukan, Pembang
Kesehatan
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi IV DPR RI Riyono menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas pemerintah dalam menangani keba
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Pengembangan industri kendaraan listrik nasional tidak boleh berhenti pada produksi dan penjualan kendaraan. Pem
Parlemen
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil Drs. H. Tantawi Jauhari
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen untuk membangun ekosistem yang kuat untuk meningkatkan kesejahtera
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kontingen Perpani Kota Pekanbaru menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih prestasi juara umum sekaligus sa
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Warga Pekanbaru sekitarnya malam ini sepertinya dapat bernafas lega. Kabut asap yang sempat menebal, sore ini pu
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU AR (45) nekat mencuri sebuah Aki mobil saat melintas di Jalan Bandeng III Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Ru
Hukrim
kabarmelayu.com,KAMPAR KODIM 0313/KPR, Babinsa Desa Tanah Merah ,Koramil 06 Siak Hulu,Serma Gali Handoko mendampingi pemberian bantuan sos
Sosial
kabarmelayu.com,ROHUL Skala percaturan politik mulai meningkat di Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu dalam
Politik