Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
PEKANBARU - Melalui momen hari kartini 21 April, kaum ibu diharapkan dapat meningkatkan perannya selama pandemi Corona.
Regional Head of Agency Development Sequis, Fourrita Indah mengatakan bahwa permasalahan mengatur keuangan dihadapi oleh banyak orang terutama bagi mereka yang bertanggung jawab mengatur keuangan keluarga, dalam hal ini biasanya oleh Ibu. Permasalahan Ibu bekerja belum tentu lebih ringan dari mereka yang tidak bekerja.
Dikatakannya, jika saat ini para Kartini harus bekerja dari rumah sekaligus mengatur rumah tangga. Ia berpesan kepada ibu-ibu untuk tidak mejadikan hal ini sebagai beban, tetapi untuk menantang diri.
Baca Juga:
"Jika Ibu lain di luar sana bisa maka anda pun pasti bisa," ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, Pandemi COVID-19 belum usai sehingga para ibu masih harus tetap bekerja di rumah dan menjaga jarak. Saat Work From Home (WFH), sebagai Ibu, tentu diharapkan dapat menjadi andalan terutama soal mengatur angggaran keluarga.
Baca Juga:
Malahan banyak Ibu Rumah Tangga yang kreatif menggunakan keahliannya untuk menambah penghasilan keluarga, memanfaatkan jejaring mereka di lingkungan, sekolah anak, atau teman di media sosial untuk menjadi konsumennya.
“Justru Ibu yang bekerja dengan penghasilan tetap terkadang bingung mengatur keuangan. Kuncinya adalah pengeluaran tidak boleh lebih banyak dari pendapatan tiap bulan,” sebut Fourita.
Sebenarnya, saat WFH mbisa lebih berhemat karena tidak ada biaya transportasi, makan siang, atau pun kongko bersama teman di cafe usai jam kantor. Namun pada kenyataannya, banyak Ibu yang mengeluhkan justru banyak pengeluaran saat WFH dan mereka khawatir tidak cukup uang hingga gajian berikutnya.
Keuangan dirasa tidak cukup bisa terjadi saat WFH, salah satu penyebabnya adalah kebiasaan memenuhi keinginan anak untuk menyenangkan mereka. Perlu diingat anak mudah merasa bosan dan mudah terpengaruh oleh apa yang mereka lihat di media sosial atau mendengar keseruan dari teman-temannya sehingga ajarlah anak bahwa penting hidup sederhana dan tidak meniru orang lain.
Lalu apa yang disarankan oleh Fourrita, ia menyarankan para Ibu untuk belajar dari Kartini, yaitu memanfaatkan masa WFH untuk belajar dan mengevaluasi diri apakah kita sudah cerdas dalam mengatur keuangan. Adapun Kartini pada masanya harus dipingit karena terbentur oleh kebiasaan dan tradisi, tetapi semangatnya untuk belajar tidak surut meskipun ditentang oleh ayahnya sendiri. Ia
Katanya, jika Kartini tahu bagaimana memanfaatkan waktu saat dipingit maka kisah dan semangat Kartini bisa menjadi inspirasi kita perempuan modern, terutama saat kondisi pandemi COVID-19, yaitu mengubah pola pikir bahwa saat ini kita bukan sedang terjebak (stucked), tetapi sedang menyelamatkan diri dan anggota keluarga dari risiko terkena sakit.
"Tinggal bagaimana saat WFH dengan penghasilan yang ada, kita mampu mengaturnya agar cukup memenuhi kebutuhan dan dapat memanfaatkan waktu untuk tetap produktif," pungkasnya. (MCR)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri