Polda Riau Turunkan Tim Ahli Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis
Polda Riau Turunkan Tim Ahli Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis
Hukrim
JAKARTA - Presiden Jokowi mengungkapkan kesedihannya kala masih banyak masyarakat Indonesia yang berobat pergi ke luar negeri. Ia beranggapan seharusnya pengobatan bisa dilakukan di dalam negeri sendiri.
Namun, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Seluruh Indonesia (ARSSI), Ichsan Hanafi menilai sistem kesehatan Indonesia perlu mendapat pembenahan untuk tetap menarik kunjungan masyarakat.
"Mereka bisa lebih murah, banyak yang harus kita perbaiki. Memang di sana mungkin sistem dokter full time, stay dari pagi sampai sore, kita dari aspek waktu bisa 3 tempat. Kemudian Aspek pajak untuk alkes, alkes di sana mungkin lebih murah dinolkan. Di sini cukup mahal, obat-obatan juga gitu, faktor itu pengaruhi struktur tarif dari RS yang ada di kita," katanya dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (10/8/22).
Baca Juga:
Pasien asal Indonesia seharusnya tidak perlu pergi ke luar negeri jika pelayanan dan tarif di dalam negeri murah. Selain itu, birokrasi juga menjadi pertimbangan agar segera dibenahi. Ichsan menilai rumah sakit swasta di daerah bisa lebih berperan.
"Di Medan, Riau, Kalbar, RS swasta di situ bisa dikasih intensif lebih besar, jadi masyarakat sekitar situ nggak mudah pergi ke Malaysia. Karena Kita akui pergi ke Jakarta dan Malaysia, dari aspek penerbangan lebih murah karena jauh lebih dekat disana, ini juga jadi faktor tertentu," sebutnya.
Baca Juga:
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sedih banyak warga negara Indonesia yang pergi ke luar negeri. Bukan karena liburan, melainkan banyak WNI yang justru lebih memilih berobat di luar negeri ketimbang di dalam negeri.
Kesedihan Jokowi sejatinya bukan tanpa alasan. Bukan karena berbagai rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang dimiliki Indonesia yang tidak memadai, melainkan juga karena devisa yang keluar untuk membiayai pengobatan yang begitu besar.
"Berapa capital outflow kita, uang yang keluar membiayai rumah sakit? Lebih dari Rp 110 triliun tiap tahunnya," kata Jokowi saat meresmikan Tower A dan B RSUD dr. Soedarso di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, seperti dikutip Rabu (10/8/2022).
Malaysia bersama Singapura dan Thailand, sejauh ini menjadi hub dari pusat kesehatan kawasan. Negara-negara itu cukup banyak mendapatkan keuntungan dari devisa jasa layanan kesehatan terutama rumah sakit yang mumpuni, pasar terbesarnya antara lain warga Indonesia.
(sumber: CNBCIndonesia.com)
Polda Riau Turunkan Tim Ahli Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan di Bengkalis
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kelurahan Kampung Bandar Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru berhasil menyabet sebagai kelurahan terbaik III lomb
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ir. H. AMD. Junaidi AN, M.Si, menghadiri kegiatan Saraseha
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) menggelar Kejuaraan Balap Motor Piala W
Sport
kabarmelayu.com,PELALAWAN Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, menjadi salah satu titik yang
Lingkungan
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Bergabung dengan Personel Padamkan Api Karhutla di Pelalawan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Untuk pertama kalinya sejak Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) berdiri di lingkungan Badan Penanggulangan dan P
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Salim, S. Pd, tokoh Pramuka di Kabupaten Kampar, menerima penghargaan Lencana Melati Pramuka dari Kwartir Nasional)
Pendidikan
kabarmelayu.com,ROHIL Kawal status quo, 12 pendiri koperasi JMB dan firma hukum brother & groups pasang plang peringatan hukum di lahan se
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama tim gabungan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran l
Lingkungan