Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
JAKARTA - Psikolog dan konseling Muhammad Iqbal menyebut banyak orang tua tidak siap memiliki anak. Hal itu berdampak pada tumbuh kembang anak.
Permasalahan dari hulu sampai hilir. Banyak orang tua tak siap menikah dan miliki anak, kata dia dalam diskusi bertema Berpihak pada Anak di Jakarta, Sabtu (22/7).
Iqbal mengatakan, pemerintah belum memiliki kurikulum yang baik pada calon pengantin. Akibatnya, banyak orang menikah tanpa perencanan, persiapan dan berujung anak yang menjadi korban.
Baca Juga:
Menurutnya, hal itu tidak lepas dari peran orang tua yang tidak bisa melindungi anaknya, salah satunya, dari gim daring, pornografi dan perceraian. "Anak tawuran, geng motor, itu dari warnet sekitar rumah," ujar dia.
Menurutnya, banyak orang tua yang membebaskan penggunaan internet tanpa edukasi pada anak. Namun, ia beranggapan hal itu tidak lepas dari kewenangan negara. Ia berpendapat, pemerintah daerah dapat mengawasi warung internet sebagai media anak mengkonsumsi pornografi melalui peraturan daerah.
Baca Juga:
Iqbal mengaku pernah menanyakan keberadaan gim daring pembunuhan pada tentara. Berdasarkan informasi yang ia dapat, gim itu diciptakan untuk simulasi tentara berperang dan melawan musuh. Kemudian, apa yang akan terjadi apabila gim pembunuhan dimainkan oleh anak SD. Menurutnya, jangan heran apabila melihat anak SD tega melakukan tindakan kekerasan.
"Saya tak yakin dengan undang-undang semua akan selesai. Yang harus dilakukan, penegakkan hukum pada orang yang menyebabkan kriminalitas," ujar dia.
Selain itu, perceraian orang tua juga menjadi salah satu penyebab anak menjadi pencandu internet. Pada 2008, ia melanjutkan, Pemerintah Cina mendeklarasikan, orang yang kecanduan internet adalah bagian dari gangguan psikologis. Sehingga, orang tersebut harus direhabilitasi seperti kecanduan narkoba.
"Di kita tak ada program pemerintah rehab mereka. Justru kita anggap itu biasa. Permasalahan, ke depan anak memiliki daya juang rendah," kata dia menjelaskan.(ROL)
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Hukrim
kabarmelayu.comKUANSING Puluhan tahun menunggu kepastian, kesabaran Kelompok Tani Kelompok Tani SKB akhirnya memuncak Rabu (29/4/2026). Me
Sosial
kabarmelayu.comPEKANBARU Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau, H Zufra Irwan SE, MM, SpAp mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau,
Pemerintahan
kabarmelayu.comROHIL Warga binaan Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi berinisial SN alias KN menjadi sorotan di kalangan masyarakat Rokan Hilir.
Hukrim
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musr
Parlemen
kabarmelayu.comINHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, akan membangun pasar induk Jalan yos sudarso yang megah, seluruh pedagang
Pemerintahan
kabarmelayu.comPEKANBARU Dua atlet petinju Pekanbaru berhasil menyabet dua medali emas pada event Kejuaraan Tinju Amatir Terbuka Piala Da
Sport
RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal
Kesehatan
kabarmelayu.comPEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan Nasinal Rencana Kerja Pemerintah D
Parlemen
Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih
TNI/Polri