Jumat, 01 Mei 2026 WIB

PMRB Taja Diskusi Publik, Visi Riau 2020 Perlu Dievaluasi

Harijal - Selasa, 15 Agustus 2017 13:53 WIB
PMRB Taja Diskusi Publik, Visi Riau 2020 Perlu Dievaluasi
andi
PMRB Taja Diskusi Publik, Visi Riau 2020 Perlu Dievaluasi.

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Mendukung terwujudnya Visi Riau 2020 sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara, Pemuda Melayu Riau Bersatu (PMRB) menaja diskusi publik. Diskusi ini membahas hal-hal yang berkaitan dengan eksistensi Melayu di Riau.

Kegiatan yang digelar di Bertuah Hall Hotel Pangeran, Ahad (13/8/2017) ini mengusung tema "Melayu Bermarwah dan Bertuah Akar Jati Diri Pemuda Melayu".n

Ketua Presidium PMRB, Dr. Edi Basri. SH, M.Si saat menyampaikan materinya mengatakan, hingga kini pembangunan yang mengarah pada Visi Riau 2020 masih belum jelas. Sementara, waktu yang tersisa untuk mewujudkannya hanya tersisa tiga tahun. 

Baca Juga:

"Belum terlihat jelas pembangunan yang mengarah untuk mencapai visi Riau 2020, yakni Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara. Oleh karenanya, dipandang perlu untuk dilakukan evaluasi," papar Edi Basri di hadapan seratusan peserta diskusi.

Selain Ketua Presidium PMRB, dalam diskusi yang dipandu oleh moderator  Dr. (Chan) Elviandri, SHI, M.Hum ini, turut menjadi pemateri H. Asri Auzar, SH, M Si dan Drs. Syarkawi, M.Pd. 

Baca Juga:

Ada tujuh poin rekomendasi yang dihasilkan dari diskusi yang dimulai pukul 14.00-18.00 ini. Di antaranya, poin pertama mengevaluasi Kongres Rakyat Riau I dan II serta Kongres Pemuda Riau, dipandang perlu untuk mengadakan Kongres Pemuda Riau II yang diinisiasi oleh PMRB.

Poin kedua, mendukung penuh Perda 60% penyerapan tenaga kerja tempatan orang Melayu asli. Ketiga, merekomendasikan pembangunan monumen "Bahasa Melayu", bahasa Indonesia sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah Indonesia. Keempat, mendukung Perda Kota Pekanbaru nomor 12 tahun 2001 tentang pemakaian busana Melayu di lingkungan Pendidikan, Pegawai Negeri Sipil, Swasta/Badan Usaha Milik Daerah.

Rekomendasi kelima, mendukung penuh upaya mewujudkan Kampung Melayu sebagai entitas dan identitas serta jati diri Melayu. Keenam, yakni evaluasi Visi Riau 2020 sebagai pusat kebudayaan Melayu. Sedangkan poin rekomendasi terakhir yaitu menggerakkan, membuat dan merealisasikan perguruan silat Melayu.(andi)

SHARE:
beritaTerkait
Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu
Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan
Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras
Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan
Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting
Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru
komentar
beritaTerbaru