Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
PEKANBARU, kabarmelayu.com - Mendukung terwujudnya Visi Riau 2020 sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara, Pemuda Melayu Riau Bersatu (PMRB) menaja diskusi publik. Diskusi ini membahas hal-hal yang berkaitan dengan eksistensi Melayu di Riau.
Kegiatan yang digelar di Bertuah Hall Hotel Pangeran, Ahad (13/8/2017) ini mengusung tema "Melayu Bermarwah dan Bertuah Akar Jati Diri Pemuda Melayu".n
Ketua Presidium PMRB, Dr. Edi Basri. SH, M.Si saat menyampaikan materinya mengatakan, hingga kini pembangunan yang mengarah pada Visi Riau 2020 masih belum jelas. Sementara, waktu yang tersisa untuk mewujudkannya hanya tersisa tiga tahun.
Baca Juga:
"Belum terlihat jelas pembangunan yang mengarah untuk mencapai visi Riau 2020, yakni Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara. Oleh karenanya, dipandang perlu untuk dilakukan evaluasi," papar Edi Basri di hadapan seratusan peserta diskusi.
Selain Ketua Presidium PMRB, dalam diskusi yang dipandu oleh moderator Dr. (Chan) Elviandri, SHI, M.Hum ini, turut menjadi pemateri H. Asri Auzar, SH, M Si dan Drs. Syarkawi, M.Pd.
Baca Juga:
Ada tujuh poin rekomendasi yang dihasilkan dari diskusi yang dimulai pukul 14.00-18.00 ini. Di antaranya, poin pertama mengevaluasi Kongres Rakyat Riau I dan II serta Kongres Pemuda Riau, dipandang perlu untuk mengadakan Kongres Pemuda Riau II yang diinisiasi oleh PMRB.
Poin kedua, mendukung penuh Perda 60% penyerapan tenaga kerja tempatan orang Melayu asli. Ketiga, merekomendasikan pembangunan monumen "Bahasa Melayu", bahasa Indonesia sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah Indonesia. Keempat, mendukung Perda Kota Pekanbaru nomor 12 tahun 2001 tentang pemakaian busana Melayu di lingkungan Pendidikan, Pegawai Negeri Sipil, Swasta/Badan Usaha Milik Daerah.
Rekomendasi kelima, mendukung penuh upaya mewujudkan Kampung Melayu sebagai entitas dan identitas serta jati diri Melayu. Keenam, yakni evaluasi Visi Riau 2020 sebagai pusat kebudayaan Melayu. Sedangkan poin rekomendasi terakhir yaitu menggerakkan, membuat dan merealisasikan perguruan silat Melayu.(andi)
Polsek Kampar Kiri Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Gunung Sahilan, 0,55 Gram Diamankan
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap ditunjukkan Komunitas Sosial Alat Berat Pe
Sosial
Jaga selalu marwah Bumi Melayu Seri Gemilangkabarmelayu.com,INHIL Menjelang keikutsertaannya dalam ajang Duta Budaya Indonesia 2026, Mau
Budaya
kabarmelayu.com,PEKANBARU Hotspot atau titik panas di pulau Sumatera masih berada di angka ribuan. Sore ini. Kamis (8/10/2026) terpantau 2
Lingkungan
kabarmelayu.com,INHIL Persoalan kesejahteraan masyarakat di sekitar perkebunan kembali menjadi perhatian. Bukan hanya soal bantuan Corpora
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabut asap yang menyelimuti armosfer Riau, akan menimbulkan gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan s
Kesehatan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengingatkan seluruh sekolah swasta di bawah kewenangan Dinas Pendidikan (Disd
Pendidikan
Kelompok 7 PBL Mahasiswa UHTP Gelar Pengabdian Masyarakat di RW 7 Kelurahan Simpang Baru
Pendidikan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati inhil H.Herman, SE.MT hadiri Panen Padi Perdana Semaram kelompok Tani sekayan Subur di Desa Sekayan Dusun sem
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menyerahkan bantuan untuk tujuh kepala keluarga (KK) yang kehilangan tempat ti
Pemerintahan