Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

Ukuran Pos Kamling Sama Tapi Harganya Berbeda, BPK Diminta Audit Dana Desa

Harijal - Kamis, 03 November 2016 11:45 WIB
Ukuran Pos Kamling Sama Tapi Harganya Berbeda, BPK Diminta Audit Dana Desa
ilustrasi

RENGAT, kabarmelayu.com - BPK diminta mengaudit Alokasi Dana Desa (ADD) dari sumber APBN dan APBD per Desa. Karena ditemukan hal yang janggal di salah satu daerah di Riau yang membuat warga bertanya-tanya.

"Untuk mencegah agar tidak terjadi penyalagunaan atau penyelewengan oleh oknum kepala desa BPK Provinsi Riau kita harapkan mengaudit ADD atau DD satu persatu desa," kata Kiswanto saat bincang-bincang dengan tim wartawan di kedai Kopi Pematang Reba, Rabu (2/11/2016).

Kejanggalan-kejanggalan dalam anggaran, katanya, kegiatan fisik pembangunan Pos Kamling ukuran dan betuknya sama, tapi anggarannya berbeda, pembangunan aula tanpa dinding mencapai Rp250 juta, pembangunan pengerasan jalan dan pembangunan fisik lainnya yang juga membuat masyarakat bertanya-tanya.

Baca Juga:

"Sebagai masyarakat kita sangat berharap sekali BPK Riau dapat mengaudit satu per satu Dana Desa," sambung Kiswanto.

"Kita siap sebagai masyarakat mendampingi tim BPK untuk menunjukkan satu per satu bangunan fisik di setiap Desa di Inhu yang terkesan janggal dan tidak jelas bangunannya," pungkasnya.

Baca Juga:

 

(datariau.com)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Siak: Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar
Polresta Pekanbaru Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kawasan Panger, Dua Orang Positif Methamphetamine
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
Setelah Sukses Ujian Akhir TP 2025-2026, UPT SDN 019 Pandau Jaya Siap Hadapi Ujian Kenaikan Kelas Senin mendatang
Polres Kampar Tertibkan PETI di Aliran Sungai Subayang, 3 Rakit Diamankan
komentar
beritaTerbaru