BMKG Pantau 2.279 Hotspot di Sumatera, Kualitas Udara Pekanbaru Malam Ini Tidak Sehat
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau mencatat 2.279 hotspot (titik panas) di Sumatera, Ahad (
Lingkungan
Keputusan penting ini tertuang dalam Keputusan Bupati Kepulauan Meranti Nomor: 114/HK/KPTS/II/2025, yang berlaku efektif hingga 31 Desember 2025 mendatang.
Dengan penetapan status siaga ini, Kepulauan Meranti menjadi daerah ketiga di Provinsi Riau yang mengambil langkah antisipatif serupa.
Baca Juga:
Sebelumnya, Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis telah lebih dulu menetapkan status siaga Karhutla sebagai respons terhadap potensi ancaman kebakaran di wilayah masing-masing.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Riau, M Edy Afrizal, membenarkan penetapan status siaga Karhutla di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Baca Juga:
"Iya, ada tambahan. Kabupaten Kepulauan Meranti sudah menetapkan status siaga penanggulangan bencana Karhutla 2025, setelah sebelumnya Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis sudah menetapkan status yang sama," ujar Edy Afrizal saat dikonfirmasi pada Rabu (23/4/2025).
Edy Afrizal menjelaskan bahwa penetapan status siaga Karhutla di Kepulauan Meranti merupakan langkah antisipasi dini yang krusial. Pasalnya, wilayah kepulauan ini termasuk dalam kategori daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama saat memasuki musim kemarau.
Lebih lanjut, Edy Afrizal mengungkapkan bahwa BPBD Riau terus mendorong daerah-daerah lain di provinsi tersebut untuk segera menetapkan status siaga Karhutla. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah koordinasi antarinstansi dan mempercepat respons penanggulangan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
Pihaknya juga mendorong daerah lain untuk menetapkan status siaga, agar kita lebih mudah-mudah melakukan koordinasi ketika sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
"Informasi terakhir, Kampar dan Kuansing juga sudah melakukan rapat dan berencana untuk menetapkan status siaga. Sementara Kabupaten Siak masih dalam proses penerbitan Surat Keputusan (SK) penetapan status siaga," pungkasnya.
Dengan semakin banyaknya daerah di Riau yang menetapkan status siaga Karhutla, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi dan efektif.
Langkah antisipatif ini menjadi penting untuk melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan perekonomian daerah dari dampak buruk Karhutla.
Pemerintah Provinsi Riau dan BPBD Riau terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman Karhutla di tahun 2025.
Diharapkan, dengan langkah-langkah pencegahan yang optimal, dampak Karhutla di Riau dapat diminimalisir.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau mencatat 2.279 hotspot (titik panas) di Sumatera, Ahad (
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Wakil Wali Kota (Wawako) Markarius Anwar ikut turun ke jalan bersama ribuan orang dalam Aksi Solidaritas Palesti
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU PSPS Pekanbaru sukses mengamankan tiga poin penting setelah menaklukkan PSMS Medan dengan skor tipis 21 dalam l
Sport
Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan sore ini mengeluarkan edaran dilaksanakannya pembelaharan tat
Pendidikan
Selama periode bulan Juli hingga September tahun ini, total 80 ton garam telah di semai di langit Riau. Hal itu
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komjen Herry Heryawan yang telah melepas jabatan dan Irjen Arman Achdiat yang menerima jabatan baru sebagai Kapo
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Harga cabai merah di Kota Pekanbaru terpantau mencapai Rp100.000 per kilogram. Lonjakan yang telah berlangsung s
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejak pukul 00.00 WIB, Sabtu (10/10/2026) kemarin, kualitas udara di Kota Pekanbaru terpantau dalam kondisi seda
Lingkungan
Panglima Besar Hulubalang LAMR Hadiri Pelepasan Komjen Herry Heryawan, Apresiasi Pelestarian Budaya Melayu dan Green Policing
Sosial
TNIPolri Bersama Buruh Tanam 20 Ribu Pohon di Siak, Kabaharkam Tekankan Polisi Bersama Masyarakat
Lingkungan