Rabu, 06 Mei 2026 WIB

Operasi Gabungan Darat-Udara di Riau Dilakukan untuk Pemadaman Karhutla di Tujuh Daerah

Redaksi - Minggu, 02 November 2025 13:52 WIB
Operasi Gabungan Darat-Udara di Riau Dilakukan untuk Pemadaman Karhutla di Tujuh Daerah
Ilustrasi.(Foto:Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, hingga saat ini masih terus melakukan pemadaman Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa daerah. pemadaman dilakukan melalui darat dan udara.

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan, saat ini Karhutla masih terjadi di Kabupaten Kampar, Pelalawan, Rokan Hulu (Rohul), Siak, Indragiri Hulu (Inhu), Rokan Hilir (Rohil) dan Kota Pekanbaru.

"Saat ini Karhutla dilaporkan masih terjadi di tujuh daerah di Riau. Ada yang merupakan titik baru dan ada juga yang masih proses pendinginan," katanya, Minggu.

Baca Juga:

Untuk di Kabupaten Inhu, Karhutla terjadi di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Karena disekitar lokasi Karhutla tidak ditemukan sumber air, pemadaman harus dilakukan dengan menggunakan helikopter water bombing.

"Di Inhu, Karhutla terjadi di kawasan TNTN. Untuk melakukan pemadaman, harus menggunakan helikopter karena tidak ada sumber air didekat lokasi," ujarnya.

Baca Juga:

Karhutla di Riau dilaporkan masih dapat dikendalikan. Pasalnya, tidak semua Karhutla terjadi di lahan gambut melainkan di tanah mineral sehingga lebih cepat dipadamkan.

"Karhutla tidak di lahan gambut, tapi ditanah mineral. Jadi lebih cepat dipadamkan, namun tim tetap harus waspada agar api tidak menjalar kelokasi lain," sebutnya.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Apel Kesiapsiagaan Karhutla Bersama Menteri LHK, Wawako Markarius Anwar Imbau Warga Waspada El Nino Ekstrem
Karhutla Nihil, OMC di Riau Jalan Terus
Kekuatan Pemadaman Karhutla Riau Bertambah, Heli Water Bombing BNPB Kembali Mendarat di Riau
Heli BNPB Mendarat di Riau Hari Ini, Tambah Kekuatan Penanggulangan Karhutla
Polisi Amankan Tersangka Kasus Karhutla di Teluk Meranti
Karhutla Pelalawan Terkendali
komentar
beritaTerbaru