Rabu, 30 September 2026 WIB

Antara 21-27 September, Jikalahari Temukan Hotspot di Dalam Areal Korporasi

Andi - Rabu, 30 September 2026 15:08 WIB
Antara 21-27 September, Jikalahari Temukan Hotspot di Dalam Areal Korporasi
Petugas melakukan pemadaman karhutla yang terjadi di dalam perkebunan sawit.(Foto: Gakkum Kehutanan)
kabarmelayu.com,PEKANBARU - Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) menemukan masih adanya hotspot (titik panas) di dalam areal perkebunan milik perusahaan perkebunan. Yakni 2 titik di areal PT. Alam Sari Lestari dan 1 titik di areal PT. Palma Satu.

Koordinator ajikalahari, Okto Yugo Setyo menegaskan, keberadaan hotspot di dalam kawasan perkebunan sawit perusahaan ini perlu menjadi perhatian.

"Pemegang izin memiliki tanggung jawab dalam memastikan kawasan yang dikelolanya bebas dari aktivitas yang dapat memicu kebakaran," ujarnya.

Baca Juga:

Selain itu, perusahaan juga wajib melakukan pencegahan dan penanganan secara cepat ketika hotspot terdeteksi.

Untuk itu, Jikalahari mendorong pemerintah menelusuri penyebab munculnya hotspot di areal perusahaan. Pemerintah juga didesak memastikan pengawasan terhadap korporasi berjalan secara transparan dan serius,

Baca Juga:

"Sehingga kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang di Riau," kata Okto Yugo.

Selama sepekan belakangan, 21-27 September 2026, Jikalahari mencatat hotspot tersebar di enam kabupaten dan kota, yakni Indragiri Hulu, Dumai, Pelalawan, Indragiri Hilir, Rokan Hilir dan Kabupaten Siak.

Sebanyak 23 persen hotspot berada di kawasan gambut dengan kedalaman antara 0,5 hingga 4 meter. Sementara 10 titik lainnya berada di kawasan mineral.

Sebagai tambahan, hari ini, Rabu (30/9/2025) pukul 13.00 WIB kualitas udara di Pekanbaru berada di kategori tidak sehat. Konsentrasi Particulat Matter (PM 2,5) tercatat 66,4 ųg/m³.

Editor
: Andi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Plt Gubernur Klaim Sukses Restorasi 451 Ribu Hektare Gambut Riau
2000 Hotspot di Sumatera Pagi Ini, Kualitas Udara Pekanbaru Masih Biru
Lahan Desa Diduga Dijual ke Perusahaan, Pemkab Inhil Dinilai Lamban, PPWI akan Surati Kemendes
LPPH Riau Hadir, Soroti Kasus Karhutla dan SPPD Fiktif
Antisipasi Karhutla, Babinsa Koramil 0321-05/RM Bersama Warga Patroli Karhutla di Bangko Sempurna
Water Bombing Satgas Udara Gempur Karhutla Dua Desa di Inhu
komentar
beritaTerbaru