Susuri Pesisir Siak, Afni Bawa Seragam Gratis dan Pesan tentang Masa Depan
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
ROHIL, kabarmelayu.com - Kamis (1/9/2016), Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung, menyatakan akan melakukan operasi yustisi gabungan karena ada indikasi pengerahan warga dari daerah lain untuk membuka lahan dengan cara membakar di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.
"Operasi yustisi yang dilakukan ini untuk mendata berapa banyak jumlah pendatang yang masuk ke daerah itu. Karena saya mendengar para pendatang itu sengaja didatangkan untuk membakar lahan dan mereka dibayar Rp150.000," kata Pangdam di Bagansiapiapi, Rabu (31/8).
Pangdam mengatakan, operasi yustisi ini juga melibatkan pemerintah daerah, Polri dan instansi terkait lainnya. "Biasanya jadwal mereka membakar lahan pada saat TNI sedang istirahat yakni pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Yang seperti ini harus kita cegah," tegas Pangdam.
Baca Juga:
Meski demikian pihaknya akan lebih waspada dan tentunya bekerjasama dengan Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Pemda, Basarnas termasuk Taruna Siaga Bencana.
"Semua ini kami menyatu untuk melakukan pencegahan agar kebakaran lahan dan hutan tidak terjadi lagi," ucapnya.
Baca Juga:
Ia mengakui kabut asap yang melanda akibat kebakaran lahan dan hutan khususnya di wilayah Provinsi Riau selama 2016 berhasil ditekan.
"Kalau tahun lalu kabut asap di Riau cukup parah dibanding tahun ini. Tapi akan lebih bagus lagi kita buat zero kabut asap," katanya.
Pangdam menambahkan bahwa saat ini pihaknya juga sedang menyiapkan personel cadangan apabila kebakaran lahan dan hutan di Riau semakin meningkat.
"Kalau ada lagi peningkatan kebakaran lahan dan hutan saya akan turunkan pasukan dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Kurang lebih dua Batalyon yang akan kami siagakan di Riau. Kemarin saja kami mengirim dua satuan setingkat kompi," kata Pangdam.
Terkait peralatan personil di lapangan, dia menegaskan sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan bersedia memberikan peralatan khusus untuk pemadaman api.
"Dari Pemda juga sudah memberikan bantuan alat pemadam kebakaran lahan dan hutan," tuturnya. (Penrem 031/Wirabima)
kabarmelayu.com, SIAK Pagi itu suasana SD Negeri 24 Tanjung Pal dan SMP Negeri 8 terasa berbeda. Langkah kecil anakanak berlari di halam
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sistem pembangkit listrik PT. PLN wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengalami gangguan. Sebanyak empat pr
Peristiwa
kabarmelayu.com,KAMPAR UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Bangkinang Kota berhasil meraih Juara III pada Lomba Resensi Buku Tingk
Pendidikan
kabarmelayu.com,CILACAP Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke bersama pengurus lai
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dualisme kepengurusan Federasi Serikat Pekerja Transport IndonesiaKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesi
Hukrim
Bedah Status Hukum Etomidate Bersama Kepala BNNK Pekanbaru, Penandatanganan MoU, dan Deklarasi Mahasiswa
TNI/Polri
Delapan Pendulang Emas Tewas di Korowai Yahukimo, Koops TNI Habema Siapkan Evakuasi dan Kejar Pelaku
TNI/Polri
Riau Bhayangkara Run 2026 Dihadiri Artis Ibu Kota, Ada Charly Van Houten hingga Ndarboy
Sport
Kemnaker Kembali Raih Penghargaan Nasional Pengawasan Kearsipan dengan Kategori Sangat Memuaskan dan SJTN 2026
Pemerintahan
Rutin, Bhabinkamtibmas Polsek Kandis Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan
TNI/Polri