Polres Bengkalis Petakan Zona Merah Narkoba, Kecamatan Mandau dan Pinggir Paling Rawan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabupaten Bengkalis berjuang ekstra keras melawan gurita peredaran narkotika. Peta kerawanan terbaru yang dirili
Hukrim
PEKANBARU - Tim gabungan yang dipimpin Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau terus berupaya melacak harimau Sumatra (Phantera tigris sumatrae) yang menyerang warga hingga tewas, medio pekan ini.
"Tim identifikasi dan translokasi telah berada di lapangan. Hingga kini mereka terus bergerak melacak harimau tersebut," kata Pelaksana Tugas Kepala BBKSDA Riau, Haryono di Pekanbaru, Jumat (4/1).
Selain BBKSDA Riau, tim gabungan tersebut juga terdiri dari aparat kepolisian serta sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) serta pihak perusahaan. Menurut Haryono, tim yang berjumlah sekitar 30 personel dan turun sejak 3 Januari 2018 lalu, atau pada hari yang sama pasca kejadian masih belum berhasil melacak jejak harimau itu.
Baca Juga:
Mereka telah dua hari berada di tempat kejadian perkara yang berlokasi di areal perkebunan PT Tabung Haji Indo Plantantion (THIP), Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir.
Di lokasi itu raja rimba yang diperkirakan berusia remaja tersebut menerkam Jumiati, salah seorang karyawan lepas PT THIP. Perempuan berusia 33 tahun itu tewas dengan kondisi mengenaskan saat bekerja di KCB 76 Blok 10 Afdeling IV Eboni State. Dia menuturkan, salah satu kesulitan dalam melacak jejak harimau tersebut adalah luasnya daya jangkau harimau yang mencapai 300 kilometer serta terbatasnya akses komunikasi mengingat lokasi kejadian cukup terpencil.
Baca Juga:
Akan tetapi, dia menuturkan pihaknya telah memasang sejumlah perangkap dengan cara menarik keluar raja rimba itu menggunakan kambing jantan. "Kita pancing dia menggunakan kambing jantan. Kenapa? Karena informasinya itu merupakan salah satu upaya yang tepat," tuturnya.
Selain menurunkan tim untuk identifikasi dan translokasi, dia mengatakan tim yang sama juga berupaya melakukan upaya pencegahan konflik lanjutan antara satwa dilindungi itu dengan masyarakat setempat. "Jadi salah satu fokus kita bagaimana agar masyarakat disana tidak melakukan tindakan represif pascakejadian. Kita telah berupaya melakukan upaya untuk meredam itu, dan mereka bisa menahan diri," tuturnya.
Melengkapi Haryono, Kepala Bidang Wilayah I BBKSDA Riau, Mulyo Hutomo menjelaskan upaya pelacakan dilakukan dengan mengidentifikasi jejak, kotoran, hingga bulu harimau. "Sayangnya sampai sekarang itu belum ditemukan. Nanti gunanya adalah untuk bahan uji DNA. Sehingga ketika sudah tertangkap, bisa dipastikan apakah satwa yang sama yang menyerang korban atau berbeda," tuturnya.
Lebih jauh, Mulyo menjelaskan harimau yang menyerang warga tersebut diduga kuat berasal dari kawasan konservasi Swaka Margastwa Kerumutan. Kawasan konservasi itu hanya berjarak sekitar 40 kilometer dari lokasi kejadian.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony Putra mengatakan peristiwa tragis itu terjadi saat tiga orang karyawati Eboni Estate, masing-masing Jumiati (33) Yusmawati (33) dan Fitriyanti (40) sedang melakukan pendataan pohon sawit yang terserang hama ganoderma.
Saat konsentrasi bekerja, tiba-tiba seekor harimau menampakkan diri. Terkejut dengan kehadiran binatang buas itu, ketiga karyawati berusaha menyelamatkan diri dengan memanjat pohon sawit yang berbeda-beda.
Satwa hutan yang sempat menghilang, tiba-tiba muncul kembali dan melompati korban Jumiati yang berada atas pohon sawit. "Kaki korban berhasil digigit sehingga mengakibatkan korban terjatuh. Setelah bergumul selama 15 menit, harimau tersebut, berhasil mencengkeram bagian belakang leher korban sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Christian.
Sumber : Antara
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kabupaten Bengkalis berjuang ekstra keras melawan gurita peredaran narkotika. Peta kerawanan terbaru yang dirili
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kecelakaan hebat kembali terjadi di lintasan Tol PekanbaruDumai (Permai), Selasa (7/7/2026) pagi. Dua penumpang
Peristiwa
Personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Riau bersama Tim Lalu Lintas PT Hutama
Peristiwa
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, SE., MT, yang diwakili oleh Drs. H. Tantawi Jauhari MM, CGRE menghadir
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perombakan komposisi pemain maupun jajaran pelatih menjadi strategi yang dilakukan agar tim mampu tampil lebih
Sport
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru menerima laporan terjadinya kecelakaan kapal berupa tenggel
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyempatkan diri menjenguk Supriadi, Sekretaris PKC PMII Riau yang menjadi ko
Hukrim
kabarmelayu.com,SIAK Memasuki hari kedua kegiatan panen jagung, Polsek Kandis, Polres Siak kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung
TNI/Polri
kabarmelayu.com,ROHIL Pembangunan jembatan gantung Garuda di Bapypas Bangko Pusaka Kecamatan Bangko Pusako menuju Menggala Sakti Kecamat
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau resmi mendapatkan izin pembukaan Program Studi Doktor Hukum S3 dari Kem
Pendidikan