Selasa, 07 Juli 2026 WIB

Hari Bumi 2018 Fokus Pada Pencemaran Plastik

Harijal - Minggu, 22 April 2018 16:55 WIB
Hari Bumi 2018 Fokus Pada Pencemaran Plastik
Foto: Reuters
Seorang peserta pawai Hari Bumi mengacungkan poster di Mexico City, Meksiko, 22 April 2017.

Setiap tahun pada 22 April orang berhenti sejenak untuk merenungkan nasib dari lingkungan, dan pada Earth Day atau Hari Bumi itu mereka membuat berbagai deklarasi yang bercita-cita hendak memperlakukan lingkungan secara lebih bertanggung jawab.

Hari Bumi pertama kali dirayakan pada 1970, hampir setengah abad yang lalu, dan gerakan ini dimulai di Amerika dan secara cepat menyebar ke seluruh dunia. Orang merayakan hari itu dengan langkah penyelamatan lingkungan seperti membersihkan daerah tertentu, demonstrasi publik, menanam pohon, dan pada 2016, penandatanganan persetujuan iklim Paris yang bertujuan untuk mempertahankan iklim agar terkendali.

Tema untuk 2018 adalah pencemaran plastik. Pakar mengatakan, sebuah kumpulan besar sampah plastik terbentuk di Samudra Pasifik, dan dikenal sebagai the Great Pacific Garbage Patch atau Kumpulan Sampah Besar Pasifik. Daerah cakupannya telah meliputi lebih dari 960 ribu kilometer persegi, atau dua kali luas negara bagian Texas.

Baca Juga:

Kumpulan sampah ini berkembang kurang dari seratus tahun, karena plastik baru banyak dipakai sejak tahun 50-an. Ini merupakan kumpulan sampah di samudra yang dipertemukan akibat pola cuaca dan aliran samudra. Pakar mengatakan banyak jenis plastik tidak hancur dan bisa bertahan di lingkungan sampai 2.000 tahun.

Earth Day tahun ini akan difokuskan pada pemungutan sampah plastik ini, menggalakkan penggunaan bahan alternatif, daur ulang, dan menyebarluaskan perilaku bertanggung jawab seputar penggunaan plastik.

Baca Juga:

Kelompok yang mengorganisasi peringatan Hari Bumi ini, the Earth Day Network menaksir kira-kira satu miliar orang di seluruh dunia ikut merayakan Hari Bumi ini dengan cara masing-masing. 

(voaindonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Diskusi Para Pakar: Integrasi Sains, Politik, dan Etika dalam Pembangunan Kawasan dan Tata Kelola Batas-Batas Ekologis di Indonesia
Polres Bengkalis Petakan Zona Merah Narkoba, Kecamatan Mandau dan Pinggir Paling Rawan
Bus Hantam Ekor Truk di Tol Permai, 2 Tewas,Belasan Terluka
Personel PJR Polda Riau Evakuasi Korban Laka di Tol Permai
Bupati Inhil Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
PSPS Pekanbaru Lakukan Perombakan Besar Jelang Musim 2026-2027
komentar
beritaTerbaru