Rabu, 16 September 2026 WIB

Amalan dan Doa Malam Lailatul Qadar

Harijal - Rabu, 13 Mei 2020 21:33 WIB
Amalan dan Doa Malam Lailatul Qadar
(CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)
Ilustrasi. Menggapai malam Lailatul Qadar dapat dilakukan dengan cara memperbanyak ibadah, amalan, dan doa kepada Allah SWT.

MALAM Lailatul Qadar adalah malam yang penuh dengan kemuliaan. Allah SWT menjanjikan berkah dan kesejahteraan di malam itu. Terdapat sejumlah amalan dan doa malam Lailatul Qadar yang dapat dilakukan di masa pandemi Covid-19.

Menggapai malam Lailatul Qadar dapat dilakukan dengan cara memperbanyak ibadah, amalan, dan berdoa kepada Allah SWT.

Ibadah, amalan, dan doa di malam Lailatul Qadar mesti dilakukan dengan khusyuk dan penuh ketakwaan berharap hanya pada rida Allah semata.

Baca Juga:

Di masa pandemi virus corona ini, amalan dan doa malam Lailatul Qadar dapat dilakukan di rumah saja. Berikut pedoman amalan dan doa malam Lailatul Qadar.

Pedoman Amalan Malam Lailatul Qadar

Baca Juga:

1. Salat lima waktu
Untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar, selalu lakukan ibadah wajib seperti salat lima waktu dengan khusyuk dan tepat waktu.

Untuk menambah pahala salat wajib, salat dapat dilakukan dengan berjamaah di rumah.

"Salat lima waktu berjamaah dengan keluarga di rumah," kata Ustaz Mahfud Said kepada CNNIndonesia.com.

2. Melaksanakan salat malam
Di malam Lailatul Qadar dianjurkan untuk memperbanyak salat malam. Salat malam yang dapat dilakukan adalah salat tarawih, salat taubat, salat tasbih, salat, tahajud, salat hajat, dan salat witir.

Ilustrasi. Umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, amalan, dan doa menyambut malam Lailatul Qadar. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

3. Membaca Alquran
Membaca Alquran merupakan salah satu ibadah yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW di malam-malam bulan Ramadan termasuk di 10 hari malam terakhir, waktu datangnya malam Lailatul Qadar.

Allah SWT juga menyukai orang yang banyak membaca Alquran.

4. Memperbanyak zikir
Amalan lain yang dapat dilakukan adalah memperbanyak zikir atau mengingat Allah SWT. Zikir yang dapat dilakukan di malam Lailatul Qadar seperti istigfar, tahlil, tasbih, tahmid, dan takbil.

5. Bertaubat
Malam Lailatul Qadar juga dapat diisi dengan muhasabah diri atau merenungkan kesalahan serta ibadah yang sudah dilakukan. Lalu, bertaubat kepada Allah dan memperbaiki diri untuk beribadah dengan lebih baik.

6. Bersalawat untuk Rasulullah
Di malam Lailatul Qadar, umat Islam juga dapat mengirimkan salawat kepada Nabi Muhammad SAW. Terdapat sejumlah salawat yang bida diamalkan di malam Lailatul Qadar.

7. Bersedekah
Menggapai keutamaan malam Lailatul Qadar bisa dilakukan dengan memperbanyak sedekah. Sedekah dapat diberikan kepada saudara, tetangga, fakir miskin, dan sebagainya.

Doa Malam Lailatul Qadar

Ustad Mahfud menyarankan untuk memperbanyak doa malam Lailatul Qadar. Malam Lailatul Qadar adalah waktu yang tepat untuk berdoa kepada Allah. Doa apa saja boleh dipanjatkan di malam Lailatul Qadar.

Terdapat sebuah doa yang dianjurkan dibaca di malam Lailatul Qadar.

اَللَّهُمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فاَعْفُ عَنَّا

Allohumma Innaka Afuwwun Kariim Tuhibbul Afwa Fa'fuanna

Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Zat Maha Pengampun lagi Maha Pemurah, senang pada ampunan, maka ampunilah kami, wahai Zat yang Maha Pemurah."

Ibadah, amalan, dan doa malam Lailatul Qadar ini dapat dijadikan pedoman untuk mendapatkan malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan.

(CNNIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Hotspot Riau Bertambah Terus, Sumatera Tembus 5.983 Titik
Jadi Narasumber Podcast PWI, Kepala Bakom RI Bahas Urgensi Perlindungan Media dan Regulasi Sosmed
Pecat dan Miskinkan Koruptor!
Syahrul Aidi Fasilitasi Kerjasama Pemprov Riau dengan Jepang: Pendidikan, Tenaga Kerja Hingga Investasi
Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat, Siswa Kembali PJJ
Kualitas Udara Siak Sangat Tidak Sehat
komentar
beritaTerbaru
Pecat dan Miskinkan Koruptor!

Pecat dan Miskinkan Koruptor!

Oleh Wilson LalengkeDUGAAN skandal korupsi hebat kembali mengguncang institusi legislatif dan panggung politik nasional. Anggota DPR RI Fra

Opini