Selasa, 03 November 2026 WIB

Senin dan Kamis Waktu Dihadapkannya Amalan, Maka Berpuasalah

Harijal - Minggu, 12 Juli 2020 21:01 WIB
Senin dan Kamis Waktu Dihadapkannya Amalan, Maka Berpuasalah
(Foto: Freepik)
Ilustrasi puasa.

PUASA sunah Senin dan Kamis adalah ibadah yang memiliki keutamaan besar. Amalan ini juga tidak pernah ditinggalkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Dalam sebuah riwayat, Usamah bin Zaid berkata:

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ تَصُومُ حَتَّى لاَ تَكَادَ تُفْطِرُ وَتُفْطِرُ حَتَّى لاَ تَكَادَ أَنْ تَصُومَ إِلاَّ يَوْمَيْنِ إِنْ دَخَلاَ فِى صِيَامِكَ وَإِلاَّ صُمْتَهُمَا. قَالَ « أَىُّ يَوْمَيْنِ ». قُلْتُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ. قَالَ « ذَانِكَ يَوْمَانِ تُعْرَضُ فِيهِمَا الأَعْمَالُ عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ »

Baca Juga:

Artinya: "Aku berkata kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, `Wahai Rasulullah, Engkau terlihat berpuasa sampai-sampai dikira tidak ada waktu bagimu untuk tidak puasa. Engkau juga terlihat tidak puasa, sampai-sampai dikira engkau tidak pernah puasa. Kecuali dua hari yang engkau bertemu dengannya dan berpuasa ketika itu.` Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bertanya, `Apa dua hari tersebut?` Usamah menjawab, `Senin dan Kamis.` Lalu Beliau bersabda, `Dua hari tersebut adalah waktu dihadapkannya amalan pada Rabb semesta alam (kepada Allah Subhanahu wa ta`ala). Aku sangat suka ketika amalanku dihadapkan sedang aku dalam keadaan berpuasa`." (HR An Nasai Nomor 2360 dan Ahmad 5: 201. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadis ini hasan)

"Para ulama menganjurkan agar puasa tiap Senin dan Kamis, jadi ini baik untuk dilakukan," ungkap Ketua Umum Wadah Silaturahim Khatib Indonesia (WASATHI) Ustadz Fauzan Amin kepada Okezone belum lama ini.

Baca Juga:

Ia mengatakan, selain puasa, amalan sunah lainnya yakni memperbanyak sedekah bisa dilakukan pada hari Senin dan Kamis. Ini juga sangatlah dianjurkan. Sehingga para malaikat senantiasa mencatat amal baik umat Islam yang mau melaksanakan ibadah tersebut.

"Karena pada hari inilah amalan manusia diajukan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dengan maksud agar dalam setiap laporan pertanggungjawaban amal manusia kepada Allah selalu diakhiri kebaikan, atau husnul khatimah," terangnya.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda:

تُعْرَضُ أَعْمَالُ النَّاسِ فِي كُلِّ جُمُعَةٍ مَرَّتَيْنِ يَوْمَ اْلاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ مُؤْمِنٍ إِلاَّ عَبْدًا بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ

Artinya: "Amal-amal manusia diperiksa di hadapan Allah dalam setiap pekan (Jumuah) dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan." (HR Muslim)

(okezone.com)

SHARE:
beritaTerkait
Panglima TNI Resmikan Markas Baru Koopssus
Sikat Habis Narkoba, Polsek Kepenuhan Iptu Jonnes Bekuk 3 Pengedar Narkoba, Sabu 6,14 Gram Disita
Bangun Generasi Tanggap Bencana, Damkar Pekanbaru Edukasi Siswa SMKF IKASARI
Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Gelar Turnamen Sepak Bola, Peringati HGN 2026
Mengenal Figur Noki Loviko, Polisi di Garis Terdepan Operasi Sarang Narkoba di Pekanbaru
Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa untuk Almarhum Arwin AS
komentar
beritaTerbaru