Selasa, 15 September 2026 WIB

Mengapa Muhammadiyah Beda Soal Lebaran, Ini Penjelasannya

Harijal - Kamis, 20 April 2023 21:40 WIB
Mengapa Muhammadiyah Beda Soal Lebaran, Ini Penjelasannya
Foto: Sejumlah jamaah melaksanakan shalat Idul Adha di Lapangan PSP Sawangan, Depok, Jawa Barat, Sabtu, 9/7. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah buka suara mengenai cara penentuan lebaran 1 Syawal 1444 hijriah. Pada 2023 Muhammadiyah sudah mengumumkan Idul Fitri jatuh pada Jumat (21/4), sedangkan pemerintah 22 April 2023.

Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir menggunakan metode hisab wujudul hilal, karena ditopang beberapa alasan untuk metode hisab.

"Kemudahan bukan pragmatis tapi kemudahan yang diberikan agama. Allah dalam kita beragama dan berkehidupan menghendaki kemudahan bukan kesusahan termasuk waktu kita mungkin. Muhammadiyah.

Baca Juga:

Lebih lanjut bahwa prinsipnya Muhammadiyah menggunakan keberadaan hilal 0° sampai berapapun itu. Sehingga tidak terlalu penting untuk menentukan sudutnya.

"Penampakan itu bagi kami bisa mudah, bisa susah, penampakan itu pas kebetulan terang, mata tidak terhalang teknologi lancar maka bisa melihat hilal, tapi pas tidak bisa bagi kami tidak melihat atau tidak tampak belum tentu hilal itu tidak ada. Bagi kami jauh lebij punya kekuatan ketika konsepnya wujud, ada," sebut Haedar.

Baca Juga:

Ia menyadari bahwa ada perbedaan nalar publik dan nalar para ulama dalam menentukan awal bulan yang krusial. Umat masih bertanya kenapa Muhamadiyah menggunakan hisab, sedangkan yang lain memakai Imkanur Rukyat.

"Hal itu perlu dijelaskan dari aspek keagamaan, ketika menentukan awal Ramadhan, Idul Fitri, Dzulhijah," ujar Haedar.

(sumber: CNBCIndonesia.com)

SHARE:
beritaTerkait
Empat Bulan Terakhir, Polresta Pekanbaru Ringkus 128 Tersangka Narkoba
Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK, Desak Hukuman Maksimal
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Angka Hotspot Riau Naik Lagi
Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat, Angka Hotspot Riau Naik Lagi
Pimpinan Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Pengarahan Dirjenpas Secara Daring
Hotspot Riau Bertambah Lagi, Langit Pekanbaru Kembali Diselimuti Asap
komentar
beritaTerbaru