Rabu, 06 Mei 2026 WIB

Gaza Genting! Pembantaian Makin Menggila

Redaksi - Kamis, 06 Juni 2024 13:44 WIB
Gaza Genting! Pembantaian Makin Menggila
Gaza dibombardir penjajah Israel. (Foto: Ist)

UNRWA mengelola 183 sekolah di Gaza sebelum perang Israel di wilayah tersebut. Sekolah-sekolah tersebut diubah menjadi tempat penampungan setelah dimulainya perang pada bulan Oktober, dan sekitar satu juta orang mencari perlindungan di gedung sekolah pada bulan-bulan awal perang.

Kantor berita WAFA melansir, puluhan warga sipil Palestina sejak Rabu dini hari meninggal dan terluka akibat serangan rudal dan artileri pendudukan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza. Di kota Deir al-Balah di Jalur Gaza tengah, sedikitnya 11 orang syahid dan puluhan lainnya luka-luka akibat pesawat tempur pendudukan mengebom beberapa rumah di kamp al-Maghazi di Jalur Gaza tengah.

Baca Juga:

Tim medis juga menemukan dua warga Palestina yang terbunuh dan beberapa orang terluka dari sebuah rumah di daerah Abu al-Ajen tenggara Deir al-Balah setelah menjadi sasaran tembakan artileri. Di kamp Al-Bureij, dua warga syahid dan beberapa warga lainnya luka-luka akibat penyerangan terhadap rumah milik keluarga Al-Dawli di sekitar pintu masuk kamp.

Di lingkungan Al-Zaytoun, tenggara Kota Gaza, tujuh orang terluka akibat pemboman pendudukan terhadap sebuah rumah milik keluarga Dalloul.

Baca Juga:

Artileri penjajah menargetkan lingkungan Tal Al-Hawa dan Sheikh Ajlin di Kota Gaza, bersamaan dengan tembakan senjata berat, sementara pawai militer quadcopter melepaskan tembakan di sekitar 20th Street, sebelah timur kamp Nuseirat di Jalur Gaza tengah. Di kota Rafah, selatan Jalur Gaza, artileri pendudukan menembakkan beberapa peluru ke arah lingkungan pemukiman, dan juga menembakkan pelurunya ke wilayah timur kota Al-Qarara, timur laut kota Khan Younis, selatan Jalur Gaza.

Sumber-sumber medis mengkonfirmasi bahwa jumlah syuhada akibat serangan Israel sejak 7 Oktober telah meningkat menjadi 36.550 orang Palestina, dengan tambahan 82.959 orang menderita luka-luka.

Jumlah korban diperkirakan akan semakin meningkat karena tim penyelamat dan darurat menghadapi kesulitan dalam mengakses daerah yang terkena dampak, dan ratusan lainnya dikhawatirkan terkubur di bawah reruntuhan bangunan yang hancur.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Praka Farizal Gugur Saat Salat Isya Karena Terkena Mortir Israel
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang Tewaskan Prajurit TNI
BKSAP DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Palestina
Perang di Timur Tengah: Seruan Keadilan dan Perdamaian dari Indonesia
BKSAP Rakor dengan Kemlu, Kepesertaan RI di BoP Jadi Sorotan
komentar
beritaTerbaru