Green Policing, Ditresnarkoba Polda Riau Gandeng Siswa Pertanian Gelar Penanaman Pohon
Green Policing, Ditresnarkoba Polda Riau Gandeng Siswa Pertanian Gelar Penanaman Pohon
Hukrim
Sejak pagi hari, warga tumpah ruah memenuhi Jalan Antara Bengkalis. Antusias masyarakat begitu terasa, dengan kehadiran rombongan kafilah yang datang dari 12 kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
Peserta pawai menampilkan pertunjukan yang memikat mata. Mulai dari marching band, busana adat khas daerah masing-masing, hingga miniatur objek wisata dan potensi alam yang mencerminkan keunikan budaya Melayu.
Baca Juga:
Abdul Wahid mengatakan, MTQ tingkat provinsi bukan sekadar agenda rutin tahunan. Lebih dari itu, perhelatan ini menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di antara masyarakat Riau yang beragam.
"Kegiatan ini menjadi bukti nyata kerukunan dan keberagaman budaya yang kita miliki," ujar Gubri Abdul Wahid.
Baca Juga:
Dijelaskan, suasana pawai tersebut telah mencerminkan keharmonisan yang patut dijaga dan dibanggakan. Sehingga, ia mengapresiasi upaya setiap daerah dalam menampilkan ciri khasnya.
"Ya, saya lihat tadi juga masing-masing kabupaten/kota menampilkan ciri khas daerah mereka. Ada suku dan budaya yang mereka ungkapkan dalam pawai ini," ujarnya.
Diungkapkan, penampilan yang penuh warna dan kreatif tersebut menjadi simbol bahwa masyarakat Riau mampu hidup berdampingan dalam damai dan saling menghormati perbedaan. Menurutnya, kekuatan budaya dan harmoni sosial adalah aset berharga yang harus dirawat.
"Ini merupakan sebuah ungkapan bahwa mereka hidup berdampingan dan menjaga kedamaian. Saya rasa ini luar biasa, ini juga modal dasar kita dalam membangun Riau," ungkap Gubri Abdul Wahid.
Lebih lanjut, Gubernur Abdul Wahid juga menekankan pentingnya menjadikan MTQ sebagai pengingat akan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, semangat keagamaan dan persaudaraan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Abdul Wahid berharap even MTQ ke-43 ini dapat semakin memperkokoh jalinan silaturahmi yang telah lama terbangun di Bumi Lancang Kuning. Kehadiran kafilah dari berbagai daerah juga menjadi momentum saling belajar dan saling menguatkan nilai-nilai keislaman.
"Harapan saya dalam MTQ ini, bukan hanya sekedar perlombaan, tetapi menjaga jalinan silaturahmi yang selama ini sudah terbangun dengan baik dan menghadapi tantangan di masa-masa depan," tukasnya.
Green Policing, Ditresnarkoba Polda Riau Gandeng Siswa Pertanian Gelar Penanaman Pohon
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Perwakilan masyarakat Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), mendatangi DPRD Provinsi R
Sosial
kabarmelayu.com,DUMAI Persiapan Konferensi Kota (Konferkot) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Dumai telah mencapai 98 persen. Agenda ya
TNI/Polri
kabarmelayu.com,RIAU Mekanisme penyelesaian sengketa informasi publik di Komisi Informasi (KI) kembali menjadi sorotan. Akademisi hukum, D
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sepanjang tahun 2026 ini sebanyak 65 orang ditetapkan sebagai tersangka dugaan melakukan pembakaran hutan dan la
Hukrim
Kapolsek Teluk Meranti Pasang 6 Plang Peringatan di Lokasi Karhutla
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Kesehatan Masyarakat (UPTD Labkesmas) Kabupaten Bengkalis berhasil m
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Bupati Indragiri Hilir (Inhil) diwakili Sekdakab H. Tantawi Jauhari, mengambil sumpah sekaligus melantik 18 Pejabat
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen tinggi dalam menyediakan fasilitas pendidikan. Pemko membuka jala
Pemerintahan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membutuhkan alokasi anggaran sekitar Rp22 triliun untuk meningkatkan kualitas
Pemerintahan