Sepanjang 2025 Hingga Juli 2026, 18 Nyawa Melayang di Tol Permai
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sepanjang tahun 2025 lalu, tercatat sebanyak 35 kejadian kecelakaan di Tol PekanbaruDumai dengan enam korban me
Peristiwa
Pondok Pesantren Riyadus Sholihin yang dikenal sebagai pesantren berbasis Nahdlatul Ulama (NU) turut menegaskan komitmennya dalam menanamkan ajaran Islam yang moderat dan berorientasi pada keseimbangan kehidupan bermasyarakat. Mengusung tema "Harmoni Peradaban: Menyeimbangkan Ilmu, Iman, dan Etika," kegiatan ini menegaskan pentingnya membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan berkarakter.
Rangkaian kegiatan yang meliputi pawai santri, pentas seni, serta seremoni kelulusan berlangsung penuh khidmat dan antusias.
Baca Juga:
Kehadiran wali murid serta masyarakat sekitar turut mencerminkan kuatnya dukungan terhadap peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga karakter dan moral generasi muda.
Lebih dari sekadar tradisi akademik, Haflah Akhirussanah tahun ini menegaskan komitmen Pondok Pesantren Riyadus Sholihin untuk mengambil peran aktif dalam menjaga moderasi beragama dan persatuan.
Baca Juga:
Sejalan dengan tema harmoni peradaban, keseimbangan antara ilmu, iman, dan etika dipandang sebagai fondasi utama dalam membentengi generasi muda dari pengaruh paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.
Melalui momentum tersebut, pesantren menyatakan kesiapan untuk menjadi garda terdepan serta bersinergi dengan kepolisian dan para pemangku kepentingan terkait dalam upaya mencegah berkembangnya ideologi yang berpotensi merusak persatuan.
Pendidikan yang menekankan etika dan nilai kemanusiaan diyakini mampu menumbuhkan sikap saling menghormati serta memperkuat komitmen terhadap kehidupan yang damai.
Pimpinan pesantren, KH.M Thoyib Firdaus menegaskan bahwa lingkungan pendidikan memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai toleransi, cinta damai, serta tanggung jawab kebangsaan.
Semangat para santri yang tercermin sepanjang rangkaian haflah menjadi gambaran bahwa harmoni bukan sekadar konsep, melainkan praktik nyata yang harus dijaga bersama.
Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan berbagai unsur masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas jangka panjang. Ketika ilmu dipadukan dengan keimanan dan dibingkai oleh etika, ruang bagi berkembangnya ideologi kekerasan akan semakin sempit.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Riyadus Sholihin menunjukkan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran keagamaan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan generasi yang berorientasi pada perdamaian. Harmoni peradaban yang digaungkan menjadi refleksi komitmen untuk merawat kebersamaan di tengah keberagaman.
Haflah Akhirussanah pun menjadi pesan kuat bahwa menjaga persatuan serta menangkal paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme merupakan tanggung jawab bersama.(beng)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sepanjang tahun 2025 lalu, tercatat sebanyak 35 kejadian kecelakaan di Tol PekanbaruDumai dengan enam korban me
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Keributan yang terjadi saat rapat Banggar (Badan Anggaran) DPRD Provinsi Riau, Kamis (16/7/2026), diduga dipic
Peristiwa
Kemnaker Apresiasi Partisipasi Perusahaan dalam Program Pemagangan Nasional Angkatan II Batch 1 Tahun 2026
Iptek
Panglima TNI Tutup Pendidikan Pertama Akademi TNI Tahun 2026 di Cilangkap
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Bentrokan fisik terjadi saat rapat Badan Anggaran (Banggar) di DPRD Riau, Kamis (16/7/2026). Dua kelompok penduk
Peristiwa
SIDANG praperadilan No. 101/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Sel. yang diajukan oleh aktivis Larshen Yunus kembali menyorot wajah pe
Opini
kabarmelayu.com,KUANSING Sejak Januari hingga pertengahan Juli 2026, jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing) telah memusnahkan sebanyak
Hukrim
Kepala BNNK Pekanbaru Sosialisasi Bersama 1.302 Siswa dan Gaungkan Deklarasi Anti Narkoba
TNI/Polri
Sinergi Polri dan Petani Berbuah Manis, Polsek Kandis Panen Raya Jagung 2 Ton
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Rifki Marwanda (21), warga Dusun Rantau Berangin yang hilang di sungai Kampar akibat terjatuh saat laka tungga
Peristiwa