Hotspot Riau Bertambah Lagi, Langit Pekanbaru Kembali Diselimuti Asap
kabarmelayu.com,PEKANBARU Langit Pekanbaru yang sempat verah dua hari belakangan setelah hujan, pada Senin (14/9/2026) pagi kembali diseli
Lingkungan
Sebagian besar umat Islam sudah mafhum (mengetahui) bahwa ayat yang pertama kali diturunkan dan diterima oleh Nabi Muhammad SAW adalah surah Al-Alaq (96) ayat 1-5. Wahyu pertama ini diterima ketika Rasulullah SAW sedang bertafakur di salah satu gunung di kawasan Makkah yang bernama Jabal Rahmah. Di Jabal Rahmah ini, terdapat sebuah gua yang dinamakan Gua Hira.
Jabal Nur dan Gua Hira terletak di sebelah utara Masjid al-Haram, berjarak sekitar enam kilometer. Jabal Nur tingginya sekitar 200 meter. Namun, untuk sampai di puncak, dibutuhkan waktu sekitar satu jam pendakian. Gua Hira terletak di sekitar puncak, persisnya berada di belakang dua buah batu besar atau sekitar 40 meter dari puncak Jabal Nur.
Gua Hira ini tidak terlalu luas, yakni hanya sekitar 50 sentimeter (cm) dan panjang kurang dari dua meter. Ia hanya cukup untuk tiga sampai empat orang atau tak lebih dari seorang apabila berbaring. itu pun dalam kondisi berbaring tak sempurna. Sementara itu, tinggi dasar gua mencapai 155 cm.
Baca Juga:
Pada bagian ujung kanan gua, terdapat sebuah lubang yang dapat digunakan untuk memandang kawasan bukit dan gunung ke arah Makkah. Di sekitarnya, terdapat batu-batu besar berwarna hitam kemerah-merahan yang menutupinya. Karena cahaya terhalang masuk oleh batu-batu itu, di dalam gua selalu gelap.
Di gua inilah, Rasulullah SAW biasa melakukan tafakur (merenung) dan tahannuts (mendekatkan diri) pada Sang Pencipta. Di tempat sempit ini, Nabi Muhammad SAW mengasingkan diri. Ia selalu mencari jalan keluar dan memikirkan keadaan sukunya yang telah melupakan ajaran Nabi Ibrahim AS.
Baca Juga:
Selama lebih dari 14 abad hingga sekarang ini, kondisi gua tidak banyak berubah. Gua Hira tidak dibangun dan tidak pula dikembangkan. Sebelum masa pemerintahan keluarga Sa'ud, di puncak Gunung Hira, pernah dibangun sebuah kubah sebagai tanda atau tempat bersejarah yang menjadi objek ziarah para jamaah haji setelah selesai menunaikan ibadah haji.
Dalam Ensiklopedia Islam, disebutkan bahwa demi kepentingan para peziarah, di sekitar Gua Hira atau di perbukitan Jabal Nur, pernah dibangun warung kopi. Akan tetapi, setelah keluarga Sa'ud berkuasa di Hijaz, semua bangunan yang didirikan di tempat yang dianggap keramat itu dihancurkan, termasuk kubah dan keberadaan warung kopi serta kolam tempat penampungan air hujan dari atas puncak Jabal Nur.
Alasan perusakan dan pemusnahan itu karena dikhawatirkan akan menjauhkan kaum Muslim dari keimanan dan mendekatkan mereka pada perbuatan syirik, takhayul, dan khurafat.(ROL)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Langit Pekanbaru yang sempat verah dua hari belakangan setelah hujan, pada Senin (14/9/2026) pagi kembali diseli
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kalimat sederhana namun penuh makna yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dalam rangka memperingati ulang tahun ke8, Komunitas Student Education Forum (SEF) resmi meluncurkan kegiatan p
Seni
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru mengimbau warga jangan percaya dengan oknum me
Pemerintahan
kabarmelayu.com,DUMAI Satuan Resnarkoba Polres Dumai mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis pil ekstasi dan etomidate. Dalam pengungk
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Satgas Karhutla TNI wilayah Melawi menggelar Salat Istisqo sekaligus sosialisasi penanggulangan kebakaran hutan da
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satresnarkoba Polresta Pekanbaru melaksanakan pemusnahan barang bukti (BB) narkotika berupa 1.473 butir pil eks
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi membuka Kontes Kapal Indonesia (KKI) Tahun 2026 di Lapangan Tugu Beng
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Indragiri Hilir, Drs. H. Tantawi Jauhari, M.M., CGRE, mewakili Bupati mengh
Pendidikan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Atlet PWI Biliar Sumatera Barat (Sumbar), Paul Hendri, berhasil membawa pulang Piala Wakil Ketua DPRD Pekanbaru,
Sport