Bangun Generasi Tanggap Bencana, Damkar Pekanbaru Edukasi Siswa SMKF IKASARI
kabarmelayu.com,EKANBARU Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Pekanbaru gencar menggelar kegiatan sosialisasi dan
Pendidikan
BOGOR - Ikatan Wanita Pengusaha (Iwapi) dan P2TP2A Kabupaten Bogor menggelar talk show “Memaknai Hari Kartini” dan nonton bareng (nobar) film Kartini di Cibinong City Mall, Bogor, Jawa Barat, Rabu (19/4). Talk show tersebut menampilkan tiga nara sumber wanita.
Mereka adalah Bupati Bogor Nurhayanti, Ketua komunitas Dewi Pelangi Hijab (DPH) Dewi Pelangi, dan Prof Ikeu Tanziha dari Pusat Kajian Gender dan Anak IPB.
Menurut Dewi Pelangi, ada sisi lain dari seorang RA Kartini yang bukan hanya pencetus emansipasi dan kesetaraan gender. Lebih dari itu RA Kartini sebelum ia memutuskan menikah, ia belajar banyak tentang tafsir Alquran kepada Kiai Soleh Darat.
Baca Juga:
Kartini tersentuh dengan QS Al-Baqarah ayat 257. “Bahwasanya Allah yang telah membimbing orang-orang yang beriman dari gelap menuju cahaya.”
Bertambahnya keilmuan agamanya, kata Dewi, membuat Kartini menerima untuk mau dipoligami oleh seorang bupati dengan mengajukan beberapa syarat. “Syarat tersebut, antara lain, Kartini diperbolehkan mengajar kaumnya dan rakyat miskin,” tutur Dewi dalam rilis DPH yang diterima Republika.co.id, Kamis (20/4).
Baca Juga:
Hal inilah, kata Dewi, yang sangat luar biasa dari sosok Kartini. Ia berusaha kaffah memahami makna poligami. “Dengan ketulusan hatinya membuat Kartini mau menerima dipoligami dan ia mengajarkan perempuan untuk terus belajar. Karena yang membedakan insan di mata Rabbnya bukan karena kekayaannya, bukan karena pangkatnya, tetapi karena ilmunya dan ketakwaannya,” papar Dewi Pelangi.
Bupati Bogor Nurhayanti menyerukan perempuan untuk tidak hanya menyerukan emansipasi tetapi juga dapat menginspirasi kaumnya. Ia berharap sebagai seorang senior perempuan di Kabupaten Bogor ia dapat menerangi kaumnya untuk hidup lebih baik dengan memotivasi mereka untuk berkarya dan bekerja nyata dalam membangun Kabupaten Bogor. “Khususnya bagi 2,6 juta perempuan di Kabupaten Bogor,” ujar Nurhayanti.
Prof Ikeu Tanziha menegaskan, di era kesetaraan gender seperti saat ini, sudah saatnya perempuan Indonesia mengimplementasikan perjuangan Kartini. “Perempuan yang berdaya adalah yang memiliki konsep hidup sukses bagi banyak orang,” ujar Ikeu Tanziha.
Talkshow "Memaknai Hari Kartini" itu ditutup dengan menonton film Kartini. Sebelum acara nobar dimulai, Ketua Iwapi Kab Bogor Hj Inne Roswianita memberikan kunci sukses bagi kaum perempuan yaitu dengan berkomitmen, berhasrat mengambil tindakan untuk mencapai tujuan mengembangkan diri.(ROL)
kabarmelayu.com,EKANBARU Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Pekanbaru gencar menggelar kegiatan sosialisasi dan
Pendidikan
Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Gelar Turnamen Sepak Bola, Peringati HGN 2026
Pemerintahan
Mengenal Noki Loviko, Sosok Polisi yang Memimpin Operasi Sarang Narkoba di Pekanbaru
Hukrim
kabarmelayu.com,SIAK Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menggelar pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama untuk almarhum H. Arwin A
Pemerintahan
kabarmelayu.com,KAMPAR Jajaran Polsek Siak Hulu, Polres Kampar, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika jenis sabu di w
Hukrim
kabarmelayu.com,KUANSING Nenek Rosnidar (75), warga Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) sela
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Maazat, mengingatkan pemerintah agar memastikan investasi asing di Indo
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat, S.I.K., M.Si., memberikan peringatan keras kepada seluruh personel Polda R
Hukrim
kabarmelayu.com,BEKASI Kecelakaan maut melibatkan sebuah truk molen terjadi di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Bar
Peristiwa
kabarmelayu.com,JAKARTA Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring, mendesak pencopotan Kapolda Jawa Tengah,
Parlemen