Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Hadapi Idul Adha, Pelalawan Butuh 1600 Hewan Qurban

Kekurangan Didatangkan dari Lampung dan Sumbar
Harijal - Minggu, 28 Agustus 2016 11:18 WIB
Hadapi Idul Adha, Pelalawan Butuh 1600 Hewan Qurban
ist.

PELALAWAN, kabarmelayu.com - Idul Adha pada tahun 2016 ini, Kabupaten Pelalawan membutuhkan 1600 ekor hewan qurban dari sapi, kerbau dan kambing. Ketersedian hewan qurban lokal hanya 40 persen saja sementara kekurangan akan didatangkan dari Lampung dan Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Pelalawan Mukhtaruddin kepada riaueditor.com, Sabtu (27/8/2016). ‎Dikatakannya untuk peserta qurban diperkirakan hanya berjumlah 6500 orang saja.

"Jumlah peserta qurban bakal terus bertambah menjelang Hari Raya Idul Adha dan bisa jadi mencapai angka 7000 peserta qurban. Kita terus berkoordinasi dengan agen-agen penjual hewan ternak agar ketersedian hewan tidak terkendala. Memang ketersediaan hewan qurban seperti Sapi, kerbau dan kabing di Pelalawan masih sekitar 40 persen saja makanya kita datangkan dari luar kebanyakan dari Lampung dan selebihnya dari Sumbar," paparnya.

Baca Juga:

Saat ini, sambung Mukhtaruddin untuk harga 1 ekor sapi mencapai Rp.13 sampai 14 juta per ekornya. Kerbau dikisaran harga 17 hingga 18 juta perekornya dan kambing dari harga 2,5 hingga 3 juta.

Pihak Disnak Pelalawan seperti diakui Mukhtaruddin sedang melakukan monitoring ke sejumlah agen-agen penjualan hewan ternak. Selain soal ketersedian hewan ternak juga dilakukan pengecekan dokument ternak dan selanjutnya memeriksa kondisi kesehatan, umur‎ dan kondisi fisik hewan ternak.

Baca Juga:

"Ya kita tetap pantau ketersedian hewan ternak di agen-agen penjualan, kita lakukan pemeriksaan dokumennya, selanjutnya tim dari Disnak Pelalawan juga melakukan pengecekan terhadap kesehatan, umur dan kondisi hewan. Tentunya masyarakat terutama peserta hewan qurban ingin yang terbaik hewan qurbannya," tutup Mukhtaruddin. (zul/rec)

SHARE:
beritaTerkait
Sepakat! Kecamatan Pulau Burung Tuntaskan Tapal Batas Desa, Jadi Percontohan di Inhil
Wako Agung Nugroho Launching Logo HUT Pekanbaru Ke-242, Ini Maknanya
Terbitkan SP3 Dugaan Pemerasan dan Penggelapan, Kapolri hingga Jajaran Polda Lampung Dipraperadilankan di PN Jaksel
Jeritan Transmigran Air Balui, Menuntut Keadilan di Tengah Sengkarut Agraria
Pelaku Teror Pocong di Kulim Diamankan Polisi Tak Benar, Ternyata ODGJ
Setelah Tuntaskan Rukun dan Wajib Haji, Jemaah Asal Desa Pulau Payung Kampar Wafat di Tanah Suci
komentar
beritaTerbaru