Pimpinan Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Pengarahan Dirjenpas Secara Daring
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jajaran Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai melaksanakan kegiatan pengarahan secara daring yang di
Hukrim
Lima organisasi masyarakat (ormas) di Semarang, Jawa Tengah. yakni Bantuan Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Semarang, Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Semarang, Ganaspati dan Patriot Garuda Nusantara menolak kehadiran Ustaz Flix Siauw pada Minggu (9/7/2017).
Felix mendapatkan undangan dari Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung Semarang dalam rangka Halal Bi Halal. Namun, kedatangan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) itu mendapatkan penolakan. Lalu, apa tanggapan Ustaz Felix.
"Alasannya membuat saya tersenyum, disitu dituliskan beberapa alasan, "Ustadz Wahabi Takfiri", "Corong HTI", "Anti-Pancasila", "Anti-NKRI" dan monsterisasi lainnya. Tak lupa disitu ditulis alasan "akan menimbulkan keresahan dan konflik horizontal, bagi masyarakat Indonesia umumnya dan Muslim pada khususnya," tulis Felix di akun Instagram pribadinya, @felixsiauw.
Baca Juga:
Akibat penolakan itu, Felix batal mengisi acara tersebut pada akhir pekan ini.
Berikut tanggapan Felix Siauw:
Baca Juga:
Alhamdulillah, tak ada kenikmatan yang Allah berikan melebihi kenikmatan berdakwah di jalan-Nya. Yang Allah sampaikan sebagai perkataan yang terbaik
Tak ada sia-sia dalam dakwah, jangankan manusia, bahkan hanya sekedar anjing yang berselonjor saja, asalkan dia di jalan dakwah, Allah abadikan dalam Al-Quran
Atas dasar itulah saya memenuhi undangan dari Pak Hasan Toha mewakili Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung Semarang, untuk berbagi di acara Halal Bi Halal
Beliau adalah mujahid dakwah senior yang saya kagumi jauh sebelum saya mengenal beliau, kiprah percetakan Al-Quran Toha Putra, mendahului nama beliau
Berkenaan dengan kajian saya di Semarang itu, beberapa hari lalu saya dikirimkan foto surat penolakan atas kedatangan saya di Semarang dari beberapa ormas
Alasannya membuat saya tersenyum, disitu dituliskan beberapa alasan, "Ustadz Wahabi Takfiri", "Corong HTI", "Anti-Pancasila", "Anti-NKRI" dan monsterisasi lainnya
Tak lupa disitu ditulis alasan "akan menimbulkan keresahan dan konflik horizontal, bagi masyarakat Indonesia umumnya dan Muslim pada khususnya" Wow
Singkat cerita, 2 kajian yang direncanakan di Semarang lalu dibatalkan, Pak Hasan memberi kabar tadi siang. Subhanallah, walhamdulillah. Allah tahu yang terbaik
Yang menolak adalah orang-orang Muslim, bukan orang kafir. Ormas-ormas Muslim, bukan yang lain. Tapi dasar dan alasan yang diajukan sama sekali bukan Islam
Banyak yang menanyakan kepada saya bagaimana tanggapan atas kejadian ini. Agar lebih sistematis dan tidak berulang, saya tuliskan bersama dengan ini..
1. Saya sangat menyesalkan pihak-pihak yang membuat fitnah bagi saya, tanpa bukti dan argumen yang jelas, atau bahkan tak memahami yang dituduhkan samasekali.
Kalau memang benar, boleh saja datangkan bukti satu saja, bahwa saya berpemahaman wahabi takfiri, anti-Pancasila, anti-NKRI, dan segala tuduhan lainnya yang ada, labelisasi dan monsterisasi di atas hanyalah tuduhan dan anggapan saja, yang dipaksakan agar pihak-pihak itu mempunyai legitimasi untuk tindakan tak bijak.
2. Mengenai alasan menolak saya sebab saya anggota HTI dan HTI sudah dilarang oleh negara. Maka saya tegaskan, saya bersama HTI sejak 2007, sebagai anggotanya. Dan sampai saat ini HTI belum dilarang oleh negara, terlepas usaha kriminalisasi yang dibuat terhadapnya, masih dalam proses dan jalur hukum, yang harusnya dihormati.
3. Saya didakwa menyebarkan ide Khilafah yang berbahaya, maka saya sampaikan dari 2002 ketika menjadi Muslim, saya sudah memahami Khilafah itu bagian ajaran Islam. Dan bil apun dianggap ide Khilafah ini keliru atau salah, maka meja diskusi yang harusnya jadi tempt penyelesaian, bukan dengan cara yang tak apik semisal ini.
4. Berbicara tentang toleransi, kita menyayangkan ada kelompok dan ormas yang begitu hebat berbicara tentang toleransi, tapi di sisi lain paling intoleran terhadap saudara seiman. Bila terhadap non-Muslim yang datang saja disambut, ide-ide Syiah dan komunis dianggap wacana, bukankah harusnya terhadap yang beriman lebih lembut dan terbuka?
5. Yang paling lucu, "akan menimbulkan keresahan dan konflik horizontal", padahal yang jelas-jelas sudah begitu seperti penistaan agama yang kemarin, masih ada yang mendukung. Bagaimana mungkin kita bisa berbuat sebegitu jauh hanya berdasar asumsi saja? Persangkaan belaka? Padahal Allah meminta kita menjauhi prasangka buruk?
6. Bagi pihak berwenang, apakah negeri ini sudah bukan lagi negara hukum? Yang jika suatu kelompok merasa besar dan kuat, dia bisa melakukan apa saja? Tanpa bukti, tanpa argumen, suatu kelompok bisa menuduh dan menuding yang lainnya, lalu memaksakan kehendaknya untuk menolak dan membatalkan acara dakwah?
7. Mari kita berpikir konstruktif, kita sama-sama mencintai Indonesia, dan kita tahu banyak masalah yang harus diurusi, ketimbang kontraproduktif dan membuat resah. Dan Hizbut Tahrir alhamdulillah selama ini mengajari saya, bagaimana caranya menyelesaikan permasalahan negeri sesuai syariat Allah, sesuai Kitabullah dan Sunnah.
Ala kulli haal, biarlah kejadian ini menjadi pelajaran bagi saya dan umat, untuk melihat lebih cermat, belajar lebih bijak, dan berdakwah lebih sabar dan istiqamah. Adapun ormas-ormas yang menolak, mereka tetap saudara saya, sengaja saya tak menyebut, sebab bagian penghormatan bagi mereka, sebab mereka tetaplah Muslim. Bagi sahabat-sahabat di Semarang yang sudah mengharapkan saya hadir, saya mohon maaf sebesar-besarnya, semoga Allah memberi kebaikan yang banyak bagi kita. (*)
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jajaran Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai melaksanakan kegiatan pengarahan secara daring yang di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Langit Pekanbaru yang sempat verah dua hari belakangan setelah hujan, pada Senin (14/9/2026) pagi kembali diseli
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kalimat sederhana namun penuh makna yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE
Parlemen
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dalam rangka memperingati ulang tahun ke8, Komunitas Student Education Forum (SEF) resmi meluncurkan kegiatan p
Seni
kabarmelayu.com,PEKANBARU Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru mengimbau warga jangan percaya dengan oknum me
Pemerintahan
kabarmelayu.com,DUMAI Satuan Resnarkoba Polres Dumai mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis pil ekstasi dan etomidate. Dalam pengungk
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Satgas Karhutla TNI wilayah Melawi menggelar Salat Istisqo sekaligus sosialisasi penanggulangan kebakaran hutan da
TNI/Polri
kabarmelayu.com,PEKANBARU Satresnarkoba Polresta Pekanbaru melaksanakan pemusnahan barang bukti (BB) narkotika berupa 1.473 butir pil eks
Hukrim
kabarmelayu.com,BENGKALIS Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi membuka Kontes Kapal Indonesia (KKI) Tahun 2026 di Lapangan Tugu Beng
Pemerintahan
kabarmelayu.com,INHIL Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Indragiri Hilir, Drs. H. Tantawi Jauhari, M.M., CGRE, mewakili Bupati mengh
Pendidikan