Teror Harimau di Pulau Burung, BBKSDA Riau Pantau Gunakan Drone
Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, turun ke Desa Danai Kecamatan Pulau Burung Kabupaten
Peristiwa
JAKARTA - Cahaya matahari bisa sampai ke permukaan Bumi dan mendukung kehidupan makhluk hidup di Bumi. Dengan cahaya matahari maka tumbuhan dapat berfotosintesis secara alami serta membantu aktivitas makhluk hidup lainnya di siang hari.
Cahaya matahari ini dapat sampai ke permukaan Bumi, namun tidak dapat menembus laut yang dalam. Prof. Durga Rao, seorang ahli geologi kelautan dan merupakan profesor di Universitas King Abdul Aziz di Jeddah berkomentar tentang ayat Alquran ‘Atau (keadaan orang-orang kafir) seperti gelap gulita di lautan’.
Profesor Rao mengatakan bahwa para ilmuwan sepakat dengan hal ini. Tentunya dengan bantuan peralatan modern untuk menyelidiki kegelapan di kedalaman laut.
Baca Juga:
Buku 'Miracles of Al-Qur'an & As-Sunnah' menjelaskan, manusia tidak mampu menyelam tanpa alat bantu di lebih dari 20-30 meter, manusia pun tidak dapat bertahan hidup pada kedalaman lebih dari 200 meter.
Selengkapnya ayat tersebut berbunyi, "Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun," Surah An Nur Ayat 40. Ayat ini tidak merujuk kepada semua lautan yang ada karena tidak setiap laut dapat digambarkan memiliki akumulasi kegelapan yang berlapis antara satu dengan lapis atasnya.
Baca Juga:
Ia merujuk terutama pada dalamnya lautan atau samudera, seperti yang dikatakan Alquran, "Kegelapan di lautan yang luas dan dalam". Kegelapan berlapis di laut dalam ini terjadi karena dua penyebab.
Sinar cahaya terdiri dari tujuh warna. Warna ini adalah ungu, nila, biru, hijau, kuning, oranye, dan merah. Sinar cahaya akan mengalami pembiasan ketika menabrak air.
Di kedalaman 10-15 meter air menyerap warna merah. Oleh karena itu, jika seseorang menyelam di kedalaman 25 meter dan mendapat luka, ia tidak dapat melihat warna merah darahnya karena warna merah tidak bisa mencapai kedalaman ini.
Demikian pula warna oranye yang diserap pada kedalaman 30-50 meter, kuning pada 50-100 meter, hijau pada 100-200 meter, biru pada kedalaman 200 meter, dan violet serta nila pada kedalaman lebih dari 200 meter.
Warna akan hilang secara berturut-turut, satu lapis disusul lapisan yang lain. Maka, semakin dalam laut maka akan semakin gelap. Kegelapan yang sempurna dapat ditemukan di kedalaman lebih dari 1.000 meter.
Sinar matahari diserap oleh awan, yang pada akhirnya menimbulkan lapisan kegelapan di bawah awan. Lapisan ini adalah lapisan pertama dari kegelapan.
Ketika sinar mencapai permukaan laut, maka akan terpantul dari permukaan gelombang dan memberikan efek tampilan mengkilap. Gelombang inilah yang memantulkan cahaya dan menyebabkan kegelapan.
Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, turun ke Desa Danai Kecamatan Pulau Burung Kabupaten
Peristiwa
Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja
TNI/Polri
kabarmelayu.com,JAKARTA Pengacara Hotman Paris Hutapea bertemu langsung dengan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Akhmad Munir. Dal
Peristiwa
kabarmelayu.com,PEKANBARU Menyusul anjloknya harga kelapa tingkat petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga menyentuh angka Rp1
Ekbis
7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka
Hukrim
Kapolsek Kandis Turun Bersama Petani, Rawat Tanaman untuk Menjaga Ketahanan Pangan
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Keluhan warga Jalan Jati Jajar I, Kelurahan Sialangrampai, Kecamatan Kulim, terkait serangan lalat yang diduga
Sosial
kabarmelayu.com,PEKANBARU Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Kota Pekanbaru m
Pemerintahan
Viral Kasus Pelecehan Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerjasama Debt Colector
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT
Pemerintahan