Selasa, 28 Juli 2026 WIB

Puasa Komentar ala Rasulullah

Harijal - Sabtu, 22 Juli 2017 16:45 WIB
Puasa Komentar ala Rasulullah
ist.

Di tengah merajalelanya hoax dan bully, kisah Rasul ini dapat kita teladani. Puasa untuk tidak berkomentar asal-asalan diajarkan oleh Nabi kita. 

Di tengah Gelombang kontroversi negeri ini, puasa Komentar ini penting. Begini ceritanya, kita pasti tahu dengan kasus difitnahnya Aisyah Istri Rasul dalam isu selingkuh dengan sahabat Shafwan Bin Mu’aththol Al Sulami. Fitnah ini disebarkan dedengkot kaum munafik, Abdullah Bin Ubay Bin Salul. 

Uniknya, Rasulullah sebagai pemimpin besar tidak membuat komentar macam-macam dalam menyikapi masalah ini. Rasul justru membangun musyawarah dengan meminta pendapat para sahabatnya di antaranya Ali Bin Abi Thalib dan Usamah Bin Zaid. 

Baca Juga:

Usamah Bin Zaid menjawab “Aisyah adalah istrimu dan kami tidak mengetahui kecuali yang baik-baik saja dari beliau”. Sementara Sayyidina Ali Bin Abi Thalib memberi usul menarik secara psikologi sosial. Ali menyarankan Rasul agar meneliti sejarah kondisi kejiwaan dan mental Aisyah dengan cara menanyai Bariroh, pelayan Rasul, bagaimana sebenarnya kepribadian Aisyah itu. 

Ternyata Bariroh menjawab bahwa Aisyah tak memiliki kelainan Jiwa sama sekali termasuk indikasi perbuatan serong. Kesalahan Aisyah menurut Bariroh yang pernah diketahuinya hanyalah satu yaitu Aisyah tertidur ketika menunggu adonan gandum sehingga adonan gandum itu dimakan kambing. 
Cara Rasul ini begitu bijak, Rasul tak mengomentari isu yang dilemparkan kaum munafik namun menerapkan cara istimewa yang spesial, sosial historis dan berdimensi stabilitas politik. Inilah puasa bicara ala Rasul, puasa komentar yang menarik. 

Baca Juga:

Perlu diketahui bahwa dalam kasus ini, wahyu tak turun selama sebulan kepada Rasul. Rasul dan juga Sayyidina Abu Bakar tak langsung menyangkal berita bohong itu, padahal rasul dan Sayyidina Abu Bakar jelas mengerti betul watak Aisyah Ummul Mukminin dan Sahabat Sofwan yang ikut dalam perang Badar. Baik Aisyah maupun Shofwan merupakan dua tokoh yang terkenal kredibilitas kebaikan, kejujuran dan kesalehannya.


(ful/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Teror Harimau di Pulau Burung, BBKSDA Riau Pantau Gunakan Drone
Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja
Sepakat Akhiri Polemik, Hotman Paris Minta Maaf Langsung ke Ketum PWI
Harga Kelapa di Inhil Anjlok Hingga Rp1.800 Per Kilogram, Pemprov Diminta Ambil Langkah
7 Kilogram Sabu Dikubur di Tanah dan Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Tersangka
Kapolsek Kandis Turun Bersama Petani, Rawat Tanaman untuk Menjaga Ketahanan Pangan
komentar
beritaTerbaru