Udara Pekanbaru Masih Sangat Tidak Sehat, Siswa Kembali PJJ
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di wilayah Pekanbaru masih terpantau berada di indikator merah atau sangat tidak sehat. Siswa tin
Pendidikan
JAKARTA - Salah satu penemuan terbesar para ahli astronomi belakangan ini adalah materi pembentuk alam semesta. Mereka menamakannya materi hitam. Penemuan ini menimbulkan perubahan besar atas pemahaman terhadap alam semesta.
Alquran telah mengisyaratkan hal ini sejak lebih dari 1.400 tahun yang lalu. Buku 'Sains dalam Alquran' yang ditulis Nadiah Thayyarah menjelaskan, sesungguhnya alam semesta ini bukanlah istilah untuk ruang hampa dan materi yang bersifat hipotesis, seperti udara.
Alam semesta dipenuhi oleh materi tak terlihat, yaktu materi hitam yang mengisi ruang-ruang hampa di antara bintang-bintang dan galaksi-galaksi.
Baca Juga:
Ukuran massa materi hitam yang tidak terlihat, lebih besar daripada massa materi-materi yang terlihat di alam semesta. Padahal, materi-materi yang terlihat itu mencakup bintang-bintang, galaksi-galaksi, benda-benda angkasa yang terlihat, dan benda-benda angkasa yang tak terlihat, yang bisa dipantau dengan sinar X atau sinar inframerah (seperti Lubang Hitam atau Black Hole, Neutron Star, Katai Putih, atau White Dwarf, dan Katai Cokelat atau Brown Dwarf).
Sebanyak 99% massa galaksi tersusun dari materi yang tak terlihat. Sedangkan materi yang terlihat hanya menyumbang sekira 1%.
Baca Juga:
Keberadaan materi hitam di alam menjadikan bintang-bintang dan galaksi-galaksi tetap berada di garis orbitnya selama berputar mengelilingi pusat revolusi. Tarikan gravitasi materi hitam menyeimbangkan tarikan gravitasi pusat revolusi (Lubang Hitam), sehingga bisa menjaga benda-benda langit tetap berada pada orbitnya.
Ini merupakan tafsiran atas firman Allah ‘yasbahun’ (beredar, berenang) pada Surah Al-Anbiya Ayat 33. "Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya," Surah Al-Anbiya Ayat 33.
Selain itu, Surah Ya Sin Ayat 40 juga menyebutkan mengenai hal ini. "Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya," Surah Ya Sin Ayat 40.
Pengulangan kalimat ‘masing-masing beredar pada garis edarnya’ pada dua ayat di atas menunjukkan suatu kesengajaan bahwa benda-benda di alam semesta dalam kondisi berenang. Artinya, benda-benda itu berenang di tengah-tengah materi hitam yang membentuk alam semesta.
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kualitas udara di wilayah Pekanbaru masih terpantau berada di indikator merah atau sangat tidak sehat. Siswa tin
Pendidikan
kabarmelayu.com,SIAK Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Siak masuk dalam kategori sangat tidak sehat. Meski begitu, tidak serta merta
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau menggelar pengumuman dan penyerahan penghargaan Lomba Karya Tulis Jurn
TNI/Polri
Empat Bulan Terakhir, Polresta Pekanbaru Ringkus 128 Tersangka Narkoba
Hukrim
kabarmelayu.com,JAKARTA Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kantor Perta
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejak Ahad lalu (13/9/2026), kualitas udara di Pekanbaru terpantau di level sangat tidak sehat. Puncaknya, pagi
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Sejak Ahad lalu (13/9/2026), kualitas udara di Pekanbaru terpantau di level sangat tidak sehat. Puncaknya, pagi
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Jajaran Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai melaksanakan kegiatan pengarahan secara daring yang di
Hukrim
kabarmelayu.com,PEKANBARU Langit Pekanbaru yang sempat verah dua hari belakangan setelah hujan, pada Senin (14/9/2026) pagi kembali diseli
Lingkungan
kabarmelayu.com,PEKANBARU Kalimat sederhana namun penuh makna yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE
Parlemen