Senin, 08 Juni 2026 WIB

Jamaah! Perhatikan Alarm Tubuh, Jangan Nekat Memaksa

Harijal - Jumat, 28 Juli 2017 11:16 WIB
Jamaah! Perhatikan Alarm Tubuh, Jangan Nekat Memaksa
(Foto: Antara)
Ilustasi. Calon Jamaah Haji Asal Solo

KETIKA upacara pelepasan petugas haji Indonesia di lapangan asrama haji Pondok Gede, tiba tiba salah seorang peserta wanita bersama temannya, mundur ke belakang.

Dari komentarnya ia akan istirahat sejenak dan minum obat. Tubuh terasa kurang nyaman dan mulai kehilangan keseimbangan saat berdiri mengikuti upacara pelepasan. Setelah istirahat beberapa saat dan minum obat, ia dapat melanjutkan perjalan ke Bandara Soekarno Hatta dan mengikuti penerbangan menuju Arab Saudi dalam keadaan sehat.

Ada juga yang sibuk mencari minum air putih, karena lupa belum minum obat yang secara rutin harus diminum. Alhamdulillah, tak seberapa lama Ia telah mendapati kran air minum yang disediakan Bandara, kemudian ia meminum obatnya.

Baca Juga:

Aktifitas di atas merupakan contoh bagaimana seorang petugas haji mengerti sinyal tubuh yang harus segera mendapat perhatian. Sinyal tubuh ini yang menjadi tanda agar segera melakukan tindakan untuk menjaga kesehatannya.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc berulang kali mengingatkan agar petugas haji dan jamaah memperhatikan kesehatannya dengan cara memperhatikan alarm tubuh masing masing. Jangan mengikuti orang lain, karena setiap tubuh manusia mempunyai alarm sendiri sendiri, termasuk daya tahannya.

Baca Juga:

“Jangan biarkan tubuh sampai jatuh ngedrop atau sakit. Segera istirahat jika lelah. Segera minum obat jika sakit. Segera makan jika lapar. Jangan menundanya. Sebab kesehatan adalah yang paling utama sebagai petugas ataupun jemaah,” ujar Eka Jusup Singka melalui siaran pers.

Demikian juga Kasie Kesehatan Daker Madinah dr. Edi Supriyatna, MKK dalam pesannya kepada seluruh petugas kesehatan dan jamaah, agar menjaga kesehatan masing masing. Hal ini disampaikan secara berulang dalam berbagai kesempatan karena pentingnya kesehatan seseorang dalam mendukung kesempurnaan ibadah haji.

“Saya ingatkan kepada semua petugas agar menjaga kesehatan. Perhatikan alarm tubuh yang telah memberi sinyal. Lakukan tindakan yang tepat dan segera untuk memulihkan kesehatannya. Jangan biarkan tubuh sampai jatuh sakit,” demikian penegasan dr. Edi lewat wa grup Daker Madinah dari Arab Saudi.

Tak ketinggalan, Koordinator Tim Preventif dan Promotive (TPP) Daker Madinah, Ahmad Latu juga mengingatkan agar setiap petugas haji dan jamaah menjaga kesehatan. Bahkan Latu secara khusus mengumpulkan anggota TPP di Bandara Soekarno Hatta untuk manyampaikan pentingnya memperhatikan alarm tubuh ini.

“Teman teman, sambil menunggu keberangkatan, saya ingin mengulang dan menegaskan kembali pesan Kapus haji agar kita semua memperhatikan alarm tubuh kita masing-masing, sehingga kesehatan kita tetap terjaga. Jangan lupa mengingatkan jemaah untuk perhatikan alarm tubuhnya juga,” ujarnya.

Untuk itu, petugas haji sudah saling mengingatkan alarm tubuh, ketika duduk 9 jam dalam penerbangan menuju Jeddah. Para petugas saling mengingatkan untuk bergerak setiap 2 jam sekali dengan melakukan senam peregangan, jalan menuju toilet atau berdiri dengan menggerakkan badan untuk menghindari sumbatan pembuluh darah, karena terlalu lama duduk di pesawat.

 

(ful/okezone)

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
Inovasi Wali Kota Agung Genjot PAD, Pemprov Minta Daerah Lain Berdayakan PKK
Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Pungli PPDB
Bawa Pasien dari Bagansiapiapi, Ambulans Kecelakaan di Tol Permai, Tiga Tewas
Tolak Titipan, PWI Pekanbaru Siap Dampingi Pemko Kawal SPMB 2026/2027
Kepala Daerah Didorong Maksimalkan Forum DPR RI Dapil Riau untuk Akses APBN
komentar
beritaTerbaru